Screen Shot 2016-09-29 at 2.23.31 PM

Bencana banjir seringkali terjadi akibat peralihan fungsi lahan dan hutan yang tidak terkendali. Penegakan hukum yang tegas tanpa memandang bulu adalah langkah paling penting untuk mengurangi risiko banjir. Perlu penanganan yang tepat juga untuk memberikan perlindungan kepada rakyat yang terkena dampak banjir.

http://presidenri.go.id/hutan/penegakan-hukum-adalah-kunci-mencegah-kerusakan-hutan.html

KUTIPAN PRESIDEN

Screen Shot 2016-09-27 at 9.36.04 AM

quotes

Perluaslah pencarian korban banjir bandang di Garut dan Sumedang dengan melibatkan masyarakat dan tim penyelamat dari berbagai kelompok masyarakat. Harus disadari bahwa daerah pencarian sangat luas.”

Perintah Presiden Joko Widodo, 26 September 2016, menindaklanjuti pencarian korban banjir di Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

FOTO DAN PERISTIWA

Screen Shot 2016-09-29 at 10.14.44 AM

Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPERA, Menteri Kesehatan, dan Kepala Staf Kepresidenan melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut bencana banjir bandang di Kabupaten Garut dan Sumedang, Kamis, 29 September 2016. Presiden menginstruksikan kepada Badan SAR Nasional untuk terus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan. Selain itu, korban-korban yang kehilangan rumah tinggal akan mendapatkan ganti berupa rumah susun yang akan segera dibangun oleh Kementerian PUPERA. Termasuk di dalamnya adalah mempertimbangkan apakah RSUD Slamet akan dibangun kembali atau direlokasi ke tempat yang lebih aman.

 

Lihat Koleksi Foto Lainnya

KUTIPAN PRESIDEN

Screen Shot 2016-09-27 at 9.36.04 AM

“Perluaslah pencarian korban banjir bandang di Garut dan Sumedang dengan melibatkan masyarakat dan tim penyelamat dari berbagai kelompok masyarakat. Harus disadari bahwa daerah pencarian sangat luas.”

Perintah Presiden Joko Widodo, 26 September 2016, menindaklanjuti pencarian korban banjir di Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

FOTO DAN PERISTIWA

Screen Shot 2016-09-29 at 10.14.44 AM

Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPERA, Menteri Kesehatan, dan Kepala Staf Kepresidenan melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut bencana banjir bandang di Kabupaten Garut dan Sumedang, Kamis, 29 September 2016. Presiden menginstruksikan kepada Badan SAR Nasional untuk terus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan. Selain itu, korban-korban yang kehilangan rumah tinggal akan mendapatkan ganti berupa rumah susun yang akan segera dibangun oleh Kementerian PUPERA. Termasuk di dalamnya adalah mempertimbangkan apakah RSUD Slamet akan dibangun kembali atau direlokasi ke tempat yang lebih aman.

LIHAT KOLEKSI FOTO LAINNYA