BERITA UTAMA

PROGRAM PRIORITAS

BLUSUKAN

Membangun Santri yang Cinta Bangsa dan Berakhlakul Karimah

Presiden Joko Widodo menghadiri acara Malam Puncak Hari Santri 2018. Acara ini digelar di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu malam, 21 Oktober...

Hadirkan BLK di Pesantren, Kembangkan Program Pemberdayaan Para Santri

Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa hampir setiap minggu dirinya berkunjung ke pondok pesantren. Hal tersebut ia lakukan untuk mengetahui program apa yang dibutuhkan dan...

Hadiri Apel Akbar Santri Nusantara di Surakarta

Tiga tahun yang lalu, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Sejak saat itu Indonesia memperingati Hari Santri...

Masuk Daftar Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia: Akan Terus Bekerja

Presiden Joko Widodo masuk dalam daftar tokoh muslim berpengaruh di dunia tahun 2019. Presiden kembali masuk dalam daftar 'Top 50' sama seperti tahun sebelumnya. Saat...

Ajak Para Santri Pelihara Kerukunan dan Persatuan

Sebagai sebuah bangsa, Indonesia dianugerahi Allah beragam perbedaan, mulai dari perbedaan suku, agama, adat, tradisi, hingga bahasa daerah. Oleh karena itu, toleransi antarsuku, antaragama,...

FOTO VIDEO

12 hours ago

Presiden Joko Widodo

Saya menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir di Istana Bogor, siang tadi. Kedatangan beliau adalah tindaklanjut kunjungan Raja Salman ke Indonesia pada tahun 2017.

Kepada Menlu Adel bin Ahmed Al-Jubeir saya menyampaikan tiga hal yakni: pertama, ajakan kepada Arab Saudi untuk terus mensyiarkan perdamaian, toleransi dan penyelesaian konflik secara damai. Kedua, peningkatan kerja sama ekonomi termasuk dengan negara-negara muslim. Dan ketiga, menitipkan perlindungan bagi warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Arab Saudi.

Saya juga menyampaikan keprihatinan atas hilangnya jurnalis Jamal Ahmad Khashoggi di Istanbul yang beritanya kini tengah ramai diikuti masyarakat dunia. Saya berharap, investigasi atas kasus ini dilakukan dengan transparan dan saksama. ... See MoreSee Less

View on Facebook

21 hours ago

Presiden Joko Widodo

Sejarah telah mencatat peran besar para ulama, para kiai, para santri dalam masa perjuangan kemerdekaan, dalam menjaga NKRI, dalam menjaga Bhinneka Tunggal Ika dan selalu memandu ke jalan kebaikan, ke jalan kebenaran, ke jalan kemajuan.

Maka tiga tahun lalu, saya menetapkan peringatan Hari Santri di Indonesia setiap tanggal 22 Oktober. Mengapa 22 Oktober? Pada tanggal itu, di tahun 1945, Kiai Hasyim Asy'ari menyerukan para santrinya untuk berjuang mencegah Belanda kembali menguasai Indonesia. Sebuah deklarasi Resolusi Jihad hasilnya kita nikmati sekarang.

Hari Sabtu malam di Benteng Vastenburg, Solo, puluhan ribu santri dari seluruh Indonesia memperingati Hari Santri sebagai bentuk penghormatan, penghargaan, dan rasa terima kasih negara kepada para kiai, kepada para alim ulama, kepada para santri, dan kepada seluruh komponen bangsa yang mengikuti teladan para kiai dan para alim ulama.

Menjadi santri adalah menjadi Islam yang cinta bangsa, menjadi pribadi muslim yang religius, dan yang berakhlakul karimah sekaligus nasionalis. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Akhir pekan bersama ribuan santri yang bersilaturahmi di area Benteng Vastenburg Solo, tadi malam.

Jan Ethes rupanya tak mau ketinggalan. Datang berpeci dan memegang bendera kecil “Ayo Mondok”, ia menikmati keteduhan berbaur di tengah para santri dari seluruh Indonesia yang bersama-sama melantunkan salawat, juga mendengarkan alunan musik dan lagu religi. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Indonesia ini negara besar dalam arti sebenar-benarnya. Dihuni lebih dari 260 juta penduduk, wilayahnya membentang di atas lebih 17.000 pulau, yang dari Sabang di ujung barat ke Merauke di ujung timur berjarak lebih 5.000 kilometer.

Dengan modal sebagai bangsa yang besar itulah, kita melajukan pembangunan di seluruh Indonesia secara merata dan berkeadilan. Perlahan tapi pasti kita kembali menguasai ladang-ladang minyak dan gas yang puluhan tahun lamanya dikelola oleh perusahaan asing, dan akhir tahun ini, kita bahkan memastikan penguasaan saham terbesar atas tambang Freeport di pegunungan Grasberg di Papua.

Empat tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil di kisaran 5%, pengangguran kian menurun, dan untuk pertama kalinya angka kemiskinan di level satu digit. Lebih 92 juta orang kini memegang Kartu Indonesia Sehat tanpa harus membayar iuran, kita memberdayaan desa-desa, juga memberikan akses lahan dan hutan yang lebih luas kepada rakyat banyak daripada kepada perusahaan besar.

Dan sebagainya, tak mungkin saya rinci satu per satu.

Setelah pembangunan infrastruktur besar-besaran berupa jalan, jalan tol, jembatan, bendungan dan waduk, bandara dan pelabuhan, pos-pos lintas batas, dan lain-lain, kini saatnya kita fokus pada pembangunan sumber daya manusia.

Pendeknya, empat tahun ini adalah upaya kita membangun fondasi menuju negara Indonesia maju.

Terima kasih atas kerja keras bersama seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat. Semoga segenap upaya kita mendapatkan ridha dari Allah SWT. ... See MoreSee Less

View on Facebook