Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi tindak kekerasan seksual pada anak. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk membangun karakter bangsa agar peristiwa serupa tidak terus terulang.

“Memang pembangunan karakter bangsa, manusia, sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga itu. Tapi memang secara tidak sadar, teknologi juga mengintervensi karakter-karakter kita secara tidak langsung,” ujarnya usai meresmikan pembangunan embung Saina, di Kabupaten Rote Ndao, NTT, pada Selasa, 9 Januari 2018.

Menanggapi pertanyaan jurnalis mengenai hukuman bagi para pelaku tindak kekerasan seksual pada anak yang telah diberlakukan, Kepala Negara mengatakan bahwa melalui peraturan tersebut pemerintah sudah memberikan ruang bagi pengadilan untuk memberikan efek jera. Namun, hal tersebut tetap berada di ranah hukum.

“Ranahnya di ranah hukum. Keputusannya ada di sana. Tapi ruang itu sudah disediakan untuk efek jera. Kalau keputusan pengadilan ada ya kita eksekusi,” ucapnya.