Saat suaminya berangkat kerja sebagai supir angkutan kota, Ibu Roedah menjadi kuli pengupas udang. Penghasilan mereka tak cukup. Akhirnya, jika butuh uang, mereka berhutang ke rentenir.

Lalu datanglah MEKAAR.

Ini kisah ibu-ibu dari Cilincing, Jakarta Utara yang hidupnya terentaskan oleh program pemberdayaan perempuan pra-sejahtera itu. “… kalo kita ngeluh, mana, siapa yang mau bantu sih, Pak? Cuma ngeluh doang. Kalo usaha kan pasti dapet,” kata Ibu Roedah.