Fokus

Selasa, 24 April 2007

Peresmian Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara

 

Ibu Ani bersama anak-anak berseragam polisi usai peresmian  Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara di Bumi Perkemahan Pramuka dan Graha Wisata (Buperta), Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (24/4). (foto: anung/presidensby.info)
Ibu Ani bersama anak-anak berseragam polisi usai peresmian Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara di Bumi Perkemahan Pramuka dan Graha Wisata (Buperta), Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (24/4). (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Ibu Negara didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla, hari Selasa (24/4) menghadiri sekaligus meresmikan Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara di Bumi Perkemahan Pramuka dan Graha Wisata (Buperta), di Cibubur, Jakarta Timur. Hadir pula Kapolri Jenderal Pol. Sutanto dan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Azrul Azwar.

Menurut Ketua Pelaksana Peresmian Taman Lalu Lintas, Inspektur Jendral Pol.FX Soenarso, saat ini kondisi lalu lintas sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, khususnya di kota-kota besar yang diwarnai dengan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. "Salah satu penyebabnya adalah rendahnya disiplin. Karena itu pendidikan lalu lintas sudah menjadi kebutuhan dan diberikan sejak usia dini, agar nantinya mempunyai kesadaran untuk tertib dan disiplin dalam berlalu lintas," kata Soenarso.

Taman yang luasnya sekitar 5 hektar dan mulai dibangun sejak bulan Mei 2005 ini dilengkapi sarana jalan, alat peraga, rambu-rambu lalu lintas, lampu lalu lintas, bahkan miniatur tempat-tempat khusus seperti Monas, gedung MPR, tempat peribadatan, miniatur stasiun kereta api. Selain bangunan-bangunan dan jalan serta simbol-simbol lalu lintas, juga disediakan alat simulasi transport seperti sepeda mini, sepeda tandem, kereta api mini serta bis mini.

Kata Azrul Azwar, "Tiap hari sekitar 45 orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Hal ini tidak bisa dibiarkan. Taman ini merupakan investasi bagi tingkat keselamatan dan kesehatan masyarakat di masa yang akan datang," tutur Azrul.

Saat memberi sambutan pada acara yang dihadiri lebih dari 3 ribu undangan ini Ibu Ani antara lain mengatakan, masa depan bangsa Indonesia bergantung melalui pendidikan. "Taman ini diharapkan mampu memberikan pengajaran bangsa yang akan membawa bangsa kita menjadi bangsa yang tertib dengan menanamkan disiplin sejak dini. Karena tertib lalu lintas membawa Indonesia pada tatanan yang lebih baik," kata Ibu Ani, yang selanjutnya membacakan sebuah puisi berjudul `Polisiku` karya Windy Martiana, siswi kelas 5 SD.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine serta penandatanganan prasasti sebagai tanda Peresmian Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara oleh Ibu Negara didampingi oleh Ibu Mufidah JK serta Ibu Henny Sutanto, disusul dengan penandatanganan Sampul dan Perangko Seri Penanaman Disiplin Sejak Usia Dini serta Penyerahan Compact Disc (CD) interaktif secara simbolis kepada tiga orang perwakilan pelajar oleh Ibu Negara.

Ketika melakukan kunjungan ke Taman Lalu Lintas, Ibu Ani beserta rombongan naik kereta mini melalui miniatur Stasiun Gambir untuk berkeliling melihat taman dan segala fasilitasnya, dan singgah sejenak di Taman Tino Sidin untuk menyaksikan lomba mewarnai, membaca puisi serta fashion show seragam polisi anak-anak. Rombongan juga meninjau halte bus mini, dan singgah di Taman Bu Kasur untuk berdialog dengan puluhan murid TK.


Kepada anak-anak itu, Ibu Ani berkata, "Apapun cita-cita kalian, yang penting belajar dengan sungguh-sungguh, dan selalu menuruti kata orang tua, ibu dan bapak guru." Sebelum meninggalkan lokasi, Ibu Ani bertanya pada mereka, apakah ada pesan untuk Presiden. "Saya minta Pak Presiden datang ke rumah saya," ujar salah satu anak. Acara kemudian dilanjutkan dengan berkunjung ke Taman Ki Hajar Dewantara untuk melihat simulasi mengemudi dan meninjau Mobil Pintar. (mit)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang