Fokus

Selasa, 24 April 2007

Ibu Ani pada Peresmian Taman lalu Lintas:

Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas Sejak Dini

 

Ibu Ani dan Ibu Mufidah JK memperhatikan lukisan anak  usai peresmian   Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara di Bumi Perkemahan Pramuka dan Graha Wisata (Buperta), Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (24/4). (foto: anung/presidensby.info)
Ibu Ani dan Ibu Mufidah JK memperhatikan lukisan anak usai peresmian Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara di Bumi Perkemahan Pramuka dan Graha Wisata (Buperta), Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (24/4). (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Disiplin harus ditanamkan sejak dini. Dengan menanamkan disiplin sejak dini, anak-anak akan mampu mengenali dan mentaati peraturan yang ada, termasuk peraturan lalu lintas. Hal ini dikatakan oleh Ibu Negara pada acara Peresmian Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara di Bumi Perkemahan Pramuka dan Graha Wisata (Buperta), di Cibubur, Jakarta Timur, hari Selasa (24/4) pagi.

Taman yang dirancang secara khusus oleh Polri dan Kwarnas Pramauka ini adalah tempat untuk pendidikan dan sekaligus tempat bermain bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa terutama dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas sejak dini. "Hal ini disebabkan karena korban kecelakaan lalu lintas di kota-kota besar di Indonesia sangat besar. Menurut Asian Development Bank dalam Road Safety Guidelines ,kecelakaan di Indonesia menduduki tempat yang cukup memprihatinkan dibandingkan dengan bangsa-bangsa tetangga Asia Tenggara lainnya," kata Ibu Ani.

"Orang sering mengartikan disiplin itu militer. Seolah-olah disiplin hanya miliknya tentara atau hanya miliknya polisi saja. Padahal disiplin itu memiliki arti ketaatan dan kepatuhan terhadap peraturan yang disepakati bersama oleh anggota masyarakat, agar tatanan berbangsa dan bernegara berjalan dengan baik," jelas Ibu Ani. Oleh karena itu, lanjutnya, melalui pendidikan semacam inilah masa depan bangsa Indonesia bergantung. Dan taman lalu lintas ini merupakan salah satu solusi yang diharapkan untuk mendidik anak-anak dengan pengetahuan yang baik tentang lalu lintas yang akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang tertib.

Ibu Ani berharap, polisi lalu lintas yang bertugas akan mengajarkan kepada anak-anak untuk memahami rambu-rambu lalu lintas, serta membantu mereka untuk lebih disiplin untuk melaksanakan tertib lalu lintas. "Bimbing dan ajarkan anak-anak dengan penuh kasih sayang, dan apabila mereka melakukan kesalahan, bantu mereka untuk memperbaiki kesalahan itu agar kelak tidak terulang kembali," tutur Ibu Negara. Kepada para polisi lalu lintas, Ibu Ani berpesan untuk selalu menjadi sahabat bagi para anak-anak.

Kepada pimpinan Polri diharapkan untuk selalu memperhatikan kondisi rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan raya, karena banyak sekali rambu-rambu lalu lintas yang saat ini tertutup oleh ranting pepohonan atau tertutup oleh papan-papan reklame. "Akan lebih baik apabila rambu-rambu lalu lintas tersebut mudah dibaca, sehingga menunjang kedisiplinan para pengguna jalan," kata Ibu Ani.

Di akhir sambutannya, Ibu Ani membacakan sebuah Puisi berjudul Polisiku karya Windy Martiana, yang duduk di kelas 5 SD.

Polisiku

Oh polisiku
betapa mulia hatimu, walaupun banyak hinaan dan cacian untukmu
akupun tak peduli dengan ocehan itu

Oh polisiku
betapa gagah dirimu
dengan seragam yang engkau pakai

Oh polisiku
dengan seragam itu, tersirat hati yang ikhlas dan sabar
hati yang berwibawa

Oh polisiku
maju tak gentar membela yang benar


(mit)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang