Senin, 22 Maret 2010
Ibu Ani Tinjau Mobil Indonesia Hijau untuk Penyuluhan Lingkungan
Ibu Ani meninjau Mobil Indonesia Hijau untuk penyuluhan lingkungan, di Wisma Negara, Selasa (22/3) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, Senin (22/3) siang, di Wisma Negara, meninjau
prototype mobil Indonesia Hijau yang rencananya akan dioperasikan pada Juli 2010. Mobil Indonesia Hijau ini merupakan bagian dari program Menuju Indonesia Sejahtera.
"Selama ini kita melakukan tanam dan pelihara mulai tahun 2007 sampai sekarang. Kita ingin mewujudkan satu yang bisa
mobile, seperti ini contohnya," ujar Ibu Ani. Mobil ini seperti halnya mobil Indonesia Pintar, akan dipergunakan untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi tentang lingkungan kepada masyarakat, terutama anak-anak.
Ibu Ani menegaskan, walaupun tidak punya cukup lahan untuk menanam, namun penghijauan harus tetap dilakukan. "Ingin kita ajarkan walaupun kita tidak punya lahan yang cukup untuk menanam, tapi dengan cara yang sangat mudah, dengan barang-barang yang kelihatannnya seperti tidak terpakai lagi, kita bisa membuat sebuah lahan yang kita bisa tanami dan tentu saja bermanfaat," kata Ibu Ani.
Keistimewaan mobil Indonesia Hijau ini adalah menggunakan tenaga surya yang dimanfaatkan untuk menghidupkan benda-benda elektronik yang ada di dalamnya. "Saya pikir ini mobil penyuluhan.
Solar cell yang kita pakai untuk memanfaatkan tenaga surya yang ada, sehinggga selama 4 jam atau 5 jam kita menangkap surya, kemudian kita ubah menjadi listrik," Ibu Ani menjelaskan.
Menurut Ibu Ani, rencananya akan dibuat juga mobil kreatif yang difungsikan untuk bagaimana dengan kreativitas bisa menghasilkan sesuatu. "Kita juga ingin mengajarkan kepada anak-anak maupun kaum perempuan bagaimana di
remote-remote area supaya kita bisa berbuat sesuatu atau dengan kreativitas mereka bisa mendapatkan pendapatan," Ibu Ani menambahkan.
Untuk sementara, mobil Indonesia Hijau ini akan dioperasikan di pusat saja. "Tetapi tidak tertutup kemungkinan kalau banyak lagi yang memberikan donasi, tidak hanya dari pihak BUMN tapi juga dari pihak swasta, kita bisa kirimkan juga ke daerah," Ibu Ani menandaskan. (yun)