Sabtu, 17 April 2010
Ibu Negara:
Ekonomi Kreatif Terbukti Memberi Sumbangan Terhadap PDB
Ibu Ani, didampingi Ibu Herawati Boediono dan Mendag Mari E. Pangestu, mengunjungi pameran, usai membuka Munas Dekranas 2010 di Gedung Smesco-UKM, Jakarta, Sabtu (17/4) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Keberadaan Dekranas masih cukup penting, karena perannya membina sektor kerajinan yang merupakan salah satu dari bagian industri kreatif. Ibu Ani Bambang Yudhoyono mengatakan hal ini dalam sambutan pembukan Munas Dekranas di Gedung Smesco-UKM, Jakarta, Sabtu (17/4) pagi.
�Pengembangan ekonomi kreatif sungguh menjadi perhatian pemerintah, mengingat negara kita kaya akan keragaman dan warisan budaya yang, sudah disebutkan sebelumnya oleh Ibu Herawati, menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah kering menjadi industri kreatif,� Ibu Negara menjelaskan.
Ekonomi kreatif telah terbukti memberikan sumbangan terhadap PDB, nilai ekspor yang meningkat, dan penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi. �Kesungguhan pemerintah telah ditandai diantaranya dengan peluncuran cetak biru ekonomi kreatif di Indonesia pada bulan Juni tahun 2008,� Ibu Ani menambahkan.
Dalam rangka mengimplementasikan cetak biru tersebut, lanjut Ibu Ani, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden No.6 tahun 2009 tentang pengembangan ekonomi kreatif. Masing-masing instansi pemerintah menjabarkan cetak biru tersebut dalam bentuk
action plan dan mengimplementasikannya.
�Tentu saja dalam pengembangan ekonomi kreatif tersebut pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, tetapi harus bersinergi, bersama-sama dengan para pelaku bisnis, maupun kaum intelektual atau akademisi,� ujar Ibu Ani.
Hasil dari kebijakan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif tercermin dengan meningkatnya sumbangan ekonomi kreatif pada PDB. �Sedangkan industri kerajinan merupakan subsektor kedua setelah
fashion yang memberikan sumbangan terbesar terhadap industri kreatif, dan telah pula menyerap tenaga kerja yang cukup berarti,� kata Ibu Negara. �Dengan demikian, subsektor kerajinan memiliki peran yang cukup signifikan terhadap perekonomian nasional.�
Ibu Ani berpesan untuk mengambil peluang yang ada, dan merebut pasar domestik untuk memasarkan hasil kerajinan sendiri, perdagangan antar pulau dan provinsi harus terus ditingkatkan. �Jangan sampai direbut oleh barang-barang produksi luar negeri,� Ibu Ani mengingatkan. (arc)