Selasa, 18 Mei 2010
Ibu Ani:
Rumah Kita Adalah Rumah Pintar Indonesia Cabang Luar Negeri
Ibu Ani berdialog dengan para TKI penghuni penampungan `Rumah Kita` di kompleks KBRI Malaysia, Selasa (18/5) sore. (foto: a.tohir/presidensby.info)
Kuala Lumpur, Malaysia: Selama berada di
shelter Rumah Kita ini, para TKI yang sedang menyelesaikan masalahnya bisa belajar dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, daripada duduk melamun. Hal ini dikatakan Ibu Ani Bambang Yudhoyono ketika berdialog dengan para TKI penghuni penampungan `Rumah Kita` di kompleks KBRI Kuala Lumpur, Selasa (18/5) sore waktu setempat.
"Saya senang sekali ada juga yang diajarkan menari. Ini persis sekali dengan konsep Rumah Pintar yang saya gagas," ujar Ibu Ani. "Kalau saya menggagas Rumah Pintar itu untuk anak yang berusia 5 sampai 15 tahun tetapi ini lebih dari itu," Ibu Ani menambahkan. Di Rumah Kita ini, lanjut Ibu Ani, terdapat sentra membaca, sentra keterampilan, komputer, audio visual seperti televisi yang juga terdapat di Rumah Pintar yang ada di Indonesia.
"Keterampilan merupakan ciri khas dari Rumah Pintar karena bisa diajarkan keterampilan dimana adik-adik semua nanti bisa menambah income keluarga dari hasil keterampilan yang diperoleh," kata Ibu Ani. "Oleh karena itu, Rumah Kita disini bisa dikatakan sebagai Rumah Pintar pula," lanjut Ibu Ani.
Ibu Ani juga menawarkan kerjasama dengan pihak KBRI dan CIMB Niaga untuk membuat sebuah Rumah Pintar. "Nanti kapan-kapan akan kami kirimkan kemari misalnya barangkali bergantian para isteri menteri untuk mengajarkan keterampilan kepada semua adik-adik yang ada di sini," Ibu Ani menjelaskan. Jika kedua pihak menyetujui, akan dikirimkan juga buku-buku tentang keterampilan itu sendiri, kemudian yang lain-lainnya. "Kalau yang dewasa yang ada disini maka yang akan saya kirim adalah buku-buku yang dewasa," Ibu Ani menandaskan.
Ibu Ani dengan sedikit bercanda mengatakan bahwa Rumah Kita ini seperti Rumah Pintar cabang luar negeri. (yun)