Fokus

Rabu, 7 Juli 2010

Lima Program Ibu Ani untuk Membantu Percepatan Target MDGs

 

Ibu Ani saat menyampaikan presentasi di depan Sidang Umum Pertama Forum Parlemen Asia Pasifik untuk Pendidikan, Rabu (7/7) pagi di Hotel Sultan, Jakarta. (foto: rusman/presidensby.info)
Ibu Ani saat menyampaikan presentasi di depan Sidang Umum Pertama Forum Parlemen Asia Pasifik untuk Pendidikan, Rabu (7/7) pagi di Hotel Sultan, Jakarta. (foto: rusman/presidensby.info)
Jakarta: Untuk mencapai Indonesia Sejahtera, selain program Indonesia Pintar, dijalankan juga program Indonesia Sehat, Indonesia Kreatif, Indonesia Hijau dan Indonesia Peduli. Kelima program tersebut dirancang untuk membantu tercapainya tujuan dan percepatan target MDGs pada tahun 2015. Hal itu diterangkan Ibu Ani Bambang Yudhoyono pada bagian lain presentasinya pada Sidang Umum Forum Parlemen Asia Pasifik untuk Pendidikan, Rabu (7/7) pagi di Hotel Sultan, Jakarta.

Program Indonesia Sehat dengan moto "Bangsa Sehat Negara Kuat" ini ditujukan untuk menciptakan masyarakat dan bangsa Indonesia yang lebih sehat. "Pembangunan kesehatan merupakan aspek penting dalam pembangunan nasional. Konsep yang kita kembangkan ini diimplementasikan melalui Mobil Sehat dan Motor Sehat sebagai wahana penyuluhan, pelayanan kesehatan," ujar Ibu Ani.

Mobil Sehat ini akan mengunjungi masyarakat yang kurang mampu secara berkala. "Tanpa sehat kita tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan sehat segalanya bisa kita perbuat untuk meraih cita-cita," kata Ibu Ani

Sementara itu, melalui program Indonesia Hijau, kaum perempuan di seluruh pelosok Indonesia diajak untuk berkontribusi dalam mengantisipasi dan mitigasi perubahan iklim dengan memulihkan kerusakan alam melalui Gerakan perempuan Tanam dan pelihara Pohon. "Menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta melakukan penanaman pohon pada setiap kelahiran. Satu anak, satu ppohon. One child, one tree," Ibu Ani menjelaskan.

Selain tanam pohon, program tebar benih ikan juga menjadi salah satu kegiatan program Indonesia Hijau yang diarahkan kepada konsep ketahanan pangan keluarga, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan dan sanitasi. "Saya percaya bahwa jika saja setiap kelahiran diikuti dengan penanaman pohon, maka Indonesia hijau akan segera terwujud, sekaligus menghindarkan kita dari ancaman climate change atau global warming yang melanda seluruh dunia," tegas Ibu Ani.

Program selanjutnya yaitu Program Indonesia Kreatif dengan moto "Lestarikan Budaya, Pacu Kreatifitas" bertujuan untuk mengolah kekayaan alam Indonesia menjadi suatu produk kerajinan melalui gerakan Indonesia Kreatif. "Dengan mengembangkan sentra kriya pada seluruh Rumah Pintar yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga dapat menunjang program one village, one product, agar semua potensi lokal dapat dikembangkan menjadi potensi nasional," ujar Ibu Ani.

Sedangkan program Indonesia Peduli yang mengusung moto "Cinta dan Peduli Sesama" bertujuan untuk meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial dan solidaritas penanganan korban bencana alam, serta pemberdayaan ekonomi daerah bencana.

Dia akhir presentasinya, Ibu Negara mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu sesama. Yang kaya membantu yang miskin, yang berdaya dapat memberdayakan yang kurang berdaya. "Dengan demikian, kita bisa mencapai kesejahteraan kita. Hal ini sesuai dengan tujuan dari UNESCO yaitu learning to know, learning to do, learning to be, and learning to live together," Ibu Ani menambahkan. (yun)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Ibu Negara Republik Indonesia - Ny. Hj. Kristiani Herawati
Hak Cipta dilindungi Undang-undang