Selasa (9/2) sore, Ibu Ani meninjau Sentra Batik Trusmi, Cirebon, Jawa Barat. Dalam kunjungannya di Sentra Batik Trusmi itu, Ibu Ani meninjau beberapa ruang pamer batik. Tujuan pertama adalah Batik Ninik Ichsan. Kemudian Ibu Ani meninjau Sanggar Batik Katura dimana banyak pelajar SMA yang belajar membatik sejak dini. Ibu Ani menyapa para pelajar yang sedang melakukan demo kegiatan belajar membatik. "Terimakasih ya sudah mau belajar membatik. Kalau begini Ibu senang karena batik ada generasi penerusnya," kata Ibu Ani. "Belajar yang rajin ya," tambahnya.
Ibu Ani juga sempat menyapa seorang perempuan berkewarganegaraan Jepang, Yasuo, yang sedang belajar membatik di Desa Trusmi. Yasuo mengaku sudah jatuh cinta dengan kegiatan membatik. "Saya sudah satu minggu ada di sini dan rencananya akan tinggal selama sebulan," ujar Yasuo yang sudah sering datang ke Indonesia. Selanjutnya Ibu Ani meninjau batik-batik yang dipamerkan di Gedung Koperasi Batik Budi Tresna.
Sebelumnya saat bersilaturahmi dengan para perajin batik di Gedung Negara, Ibu Ani menjelaskan bahwa maksud kedatangan rombongan ke Cirebon adalah untuk memastikan bahwa batik masih diproduksi di Cirebon. "Insya Allah kami datang bukan hanya menengok karena kami cinta kepada para pembatik, tetapi kami juga ingin memperkuat ekonomi Cirebon dan Jawa Barat. Nanti ikut membelanjakan apa yang kami punyai untuk berbagi dengan para perajin dari Cirebon dan Jawa Barat," ujar Ibu Ani.(osa)
Keterangan foto: Ibu Ani berdialog dengan para pelajar SMA yang sedang belajar membatik di Sanggar Batik Katura, di Desa Trusmi, Cirebon, Selasa (9/2) sore. (foto: anung/presidensby.info)
|