BERITA UTAMA

PROGRAM PRIORITAS

BLUSUKAN

Mengunjungi Museum Kontemporer Nyoman Gunarsa

Saat melakukan kunjungan kerja di Bali, Presiden Joko Widodo secara khusus mengagendakan kegiatannya untuk berkunjung ke museum lukisan klasik dan museum kontemporer Nyoman Gunarsa....

2019, Semua Tanah Di Bali Sudah Bersertifikat

Setelah menghadiri Rapimnas ke-1 Partai Hanura Tahun 2017, Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat hak atas tanah program strategis nasional di Lapangan Renon, Kota Denpasar,...

Awasi Penggunaan Dana DesaTerus-Menerus

Dana desa merupakan salah satu program pemerintah untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat desa. Tak tanggung-tanggung, jumlah dana desa...

Manfaatkan Momentum Kepercayaan Publik

Presiden Joko Widodo resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-1 Partai Hanura tahun 2017. Dalam pembukaan Rapimnas yang digelar di The Stones Hotel, Kuta,...

Puji Kualitas Bangunan Rumah Bersubsidi di Riau

PEKANBARU - Salah satu agenda Presiden Joko Widodo pada Minggu, 23 Juli 2017, adalah mengunjungi Kelurahan Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau....

FOTO VIDEO

Ibu Megawati Soekarnoputri, Bapak BJ Habibie, dan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono hadir di Istana Merdeka pagi ini, untuk bersama-sama mengikuti detik-detik Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72.

Sebuah peringatan yang meriah dan menunjukkan kebesaran Indonesia. Ada pertunjukan kesenian Tarian Jejer Kembang Menur dari Banyuwangi, nyanyian lagu-lagu perjuangan oleh Gita Bahana Nusantara, marching band dari TK Kinderfield Duren Sawit, dan penampilan penyanyi Ari Laso di tengah lapangan Istana Merdeka.

Tak ketinggalan adalah persembahan Busana Nasional Terbaik dari sejumlah provinsi yang semakin mengukuhkan Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya.

Saya sendiri, Ibu Negara dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, tiga mantan Presiden RI seperti di foto ini, juga para tamu undangan, kompak mengenakan pakaian tradisional. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah atas keridaan, keikhlasan, dan kesucian pengorbanan para pahlawan. Sebagian besar mereka kini terbaring di taman-taman makam pahlawan, di pemakaman umum, bahkan di tempat-tempat yang tak dikenal dan dengan nisan tanpa nama.

Tengah malam tadi, tepat pada pukul 00.00 WIB hari Kamis 17 Agustus 2017, saya memimpin upacara apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta. Di taman itu terbaring jazad 9.870 pahlawan yang telah mengabdi dan berjuang demi kebahagiaan negara Indonesia.

Terima kasih pahlawan. Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula. Jalan kebaktian yang mereka tempuh adalah jalan kami juga. Semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa di tempat yang sebaik-baiknya. Amin.

Foto: Biro Pers Setpres ... See MoreSee Less

View on Facebook

Saya mengenakan songkok racca, jas tutu’, bersarung lipa’ garusu’. Pak Jusuf Kalla memakai blangkon dan berkain batik. Saya dengan busana ala Bone, Pak JK tampil dengan beskap gaya Solo.

Dengan pakaian adat tradisional itulah kami datang ke Sidang Tahunan MPR-RI Tahun 2017 di Senayan, hari ini. Indonesia ini sungguh kaya dan majemuk. Terdiri atas ratusan suku bangsa, bahasa, budaya dan tentu saja ragam busana. Semuanya bernaung di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di depan sidang yang terhormat ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh lembaga negara atas kekompakan, atas sinergi dan atas kerja sama yang baik selama ini. Juga salam kebangsaan kepada rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote.

Pada 72 tahun kemerdekaan ini, mari, dengan semangat persatuan, semangat kebersamaan, dan semangat kerja bersama, kita wujudkan mimpi para pendiri bangsa ini. Mimpi anak cucu kita di masa datang: kejayaan Indonesia.

Foto: Biro Pers ... See MoreSee Less

View on Facebook

Saya menyuguhkan kopi Kintamani kepada para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2017 di Istana Negara, Selasa kemarin. Diracik barista-barista terlatih untuk para pengibar bendera yang baru saja saya kukuhkan, kopi Kintamani yang khas Bali ini mewakili merek-merek lokal kopi Indonesia.

Kita punya kopi dari barat sampai ke timur, dari Sabang sampai Merauke. Banyak sekali. Mulai dari kopi Gayo, Mandailing, Lampung, Jawa Barat, Kintamani, ada kopi paling timur di Wamena dan di daerah-daerah yang lain.

Dan anggota Paskibraka ini pun datang dari seluruh Indonesia. Sebanyak 68 pelajar SMA yang mewakili 34 provinsi -- dua orang perwakilan setiap provinsi -- akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2017 di halaman Istana Merdeka.

Paskibraka menunjukkan keberagaman dan kemajemukan negara kita. Anggota Paskibraka ini bisa bergaul antarprovinsi yang berbeda suku dan agama. Betapa pentingnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Yang penting kopinya dicoba dulu ☕ 🇮🇩 ... See MoreSee Less

View on Facebook