Berita Utama
Selasa, 5 Desember 2006, 11:30:47 WIB
SBY Buka Konferensi ASAIHL
Presiden SBY memukul gong tanda dibukanya Konferensi ASAIHL di Istana Negara, Selasa (5/12) pagi, disaksikan Mendiknas Bambang Sudibyo dan Rektor UI Usman Chatib Warsa. (foto: abror/presidensby.info)
Dalam laporannya, Rektor UI Usman Chatib Warsa mengatakan, konferensi ini menjadi ajang pertukaran hasil riset di berbagai bidang yang berkaitan dengan bencana, termasuk pendekatan interdisipliner tentang bencana. Kata Usman Chatib, "Tema yang akan dibahas dalam konferensi ini adalah seputar peranan perguruan tinggi dalam melakukan recovery in disaster management, community development in disaster management, networking and regional collaboration in disaster management, serta university role in disaster management".
Selain itu, tambahnya, konferensi yang diselenggarakan di Hotel Four Seasons Jakarta dan Kampus UI Depok dari tanggal 4/12 s/d 7/12 diikuti oleh 100 peserta dari Indonesia, dan 50 peserta dari luar Indonesia. Pembicara dalam konferensi ini antara lain Mendiknas Bambang Sudibyo, Menristek Kusmayanto Kadiman serta Rektor UI Usman Chatib Warsa sebagai Ketua ASAIHL.
ASAIHL adalah organisasi regional yang didirikan tahun 1956, dengan tujuan membantu lembaga - lembaga pendidikan tinggi yang menjadi anggota untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Caranya adalah dengan saling bekerja sama meraih reputasi internasional di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Saat ini anggota ASAIHL telah mencapai 162 lembaga - lembaga pendidikan tinggi di Asia Tenggara, Amerika, Australia dan Eropa.
Dalam sambutannya, Mendiknas Bambang Sudibyo berharap setelah konferensi, isu - isu seputar disaster management dapat dimengerti dan dijalankan secara kooperatif dan menyeluruh, tidak hanya oleh mahasiswa - mahasiswi yang tergabung dalam konferensi ini, tetapi juga seluruh masyarakat dan seluruh aparat pemerintahan.
Turut hadir dalam acara pembukaan konferensi ini antara lain Seskab Sudi Silalahi, serta Duta Besar Thailand, Atchara Seriputra, Dubes Filipina Shulan O Primavera, serta mantan Menko Kesra juga Alwi Shihab dan dua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (mit)



