Berita Utama

SBY Hadiri Tahlil untuk Almarhum Edi Sudrajat

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (7/12) malam menghadiri tahlilan almarhum mantan Pangab Jenderal TNI Edi Sudrajat, di rumah duka Jl. Dharmawangsa 8, Jakarta. SBY dan Ibu Ani tiba di rumah duka pukul 19.30 WIB, langsung menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Saat Edi Sudrajat menghembuskan nafas terakhir, Presiden sedang melakukan kunjungan kenegeraan di Rusia. SBY kemudian berbaur dengan sekitar 400 jamaah lainnya, bersama-sama membacakan tahlil (doa bersama untuk orang meninggal) dengan khusyuk.

Ketika dimintai memberi sambutan seusai tahlil, SBY antara lain mengungkap duka yang dalam telah kehilangan seniornya yang telah banyak memberi bimbingan dan pelajaran. "Saya mendapat pelajaran dari almarhum, bahwa seorang komandan harus selalu memahami situasi di lapangan, memahami dinamika, dan segala macam apa yang terjadi. Dengan demikian, waktu mengambil keputusan dan memberi instruksi, kita bisa melakukan perkiraan yang tepat. Sebab semuanya itu berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Dengan demikian pula kita tidak keliru," kata SBY sambil menjelaskan pelajaran-pelajaran penting yang diberikan oleh almarhum.

"Beliau juga memberikan atensi pada masalah-masalah yang teknis. Bukan yang strategis, tetapi yang taktis dan teknis. Bahkan kebiasaan-kebiasaan yang tentunya harus menjadi bagian dari disiplin tempur, yang kemudian bersama-sama kita kembangkan dengan baik, waktu itu," tambah SBY.

Mantan Pangab Edi Sudrajat berpulang hari Jumat tanggal 1 Desember 2006, di ruang Paviliun RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Keesokan harinya, Sabtu (2/12) almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Dalam tahlilan di rumah almarhum, tampak Menko Polhukam Widodo AS, Seskab Sudi Silalahi, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, KSAD Joko Santoso, KSAU Marsekal Herman Prayitno, dan mantan Pangab Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. (mit)