Berita Utama

Presiden Menerima Koalisi Penyelamatan Bangsa

Akan Lebih Tegas Berantas Korupsi

Presiden SBY menerima Syafii Maarif dan para anggota Presidium Koalisi Penyelamatan Bangsa di Kantor Presiden, Jumat (29/12) siang. (foto: hariyanto/presidensby.info)
Presiden SBY menerima Syafii Maarif dan para anggota Presidium Koalisi Penyelamatan Bangsa di Kantor Presiden, Jumat (29/12) siang. (foto: hariyanto/presidensby.info)
Jakarta: Pada tahun 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan lebih tegas, tangkas dan efektif dalam memberantas korupsi dan mensejahterakan bangsa kita. Presidium dan Ketua Komisi Ekonomi Koalisi Penyelamatan Bangsa (Kopebang) Ricky Sutanto mengatakan hal itu dalam konferensi pers, usai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jumat (29/12) pukul 14.00 WIB.

"Insya Allah pada tahun 2007, Presiden akan tegas, tangkas, dan efektif untuk memberantas korupsi dan mensejahterakan bangsa kita. Insya Allah Indonesia akan jaya," ujar Ricky Sutanto yang memberikan keterangan pers bersama anggota Presidium Kopebang lainnya, Ahmad Syafi`i Ma`arif, dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.

Dalam pertemuan sekitar dua jam itu, Presiden SBY didampingi oleh Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu, Mentan Anton Apriyantono, Meneg Koperasi & UKM Suryadarma Ali, Seskab Sudi Silalahi, Jaksa Agung Abdulrachman Saleh, Kapolri Jend. Pol. Sutanto, Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto serta Juru Bicara Presiden Andi A. Mallarangeng. Sedangkan pengurus Kopebang berjumlah 10 orang. Mereka, antara lain, anggota Presidium Sulastomo, Hariadi Darmawan, Anwar Sanusi, Sekjen Kopebang Harjono Kartohadiprodjo, Wakil Sekjen M. Deddy Julianto, Waka Komisi Ekonomi Didik J. Rachbini, Komisi Investasi Sidik Priadanar serta Bendahara J. Teddy Kharsadi.

Ahmad Syafi`i Ma`arif mengungkapkan perasaan gembiranya karena Presiden SBY merespon positif apa yang dirasakan dan dikemukakan oleh Kopebang. Menurut Syafi`i Ma`arif, yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Kopebang mengharapkan pemerintah untuk memberantas koprupsi dengan lebih serius dan efektif, serta meningkatkan daya beli buruh, petani, UKM, dan nelayan serta menyediakan lapangan kerja baru sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

Seskab Sudi Silalahi menjelaskan, Presiden SBY merasa gembira karena usulan dan rekomendasi Kopebang banyak yang sejalan dengan yang apa telah dipikirkan dan tengah dilaksanakan oleh pemerintah. "Ada beberapa rekomendasi berupa ide-ide cemerlang yang masih perlu dikaji bersama," ujar Sudi.

Presiden, lanjut Sudi, berharap komunikasi ini diteruskan lagi karena ada beberapa hal yang masih memerlukan kajian lebih lanjut, dan tidak mungkin diselesaikan dalam pembicaraan satu-dua jam. "Kami sangat senang karena bukan hanya beliau-beliau yang hadir ini, tetapi juga banyak dari senior-senior yang tidak hadir pun menyampaikan pandangan-pandangannya melalui yang hadir," tutur Seskab.

Kopebang merupakan koalisi 25 organisasi yang terdiri dari berbagai komponen suku, agama, dan profesi. Anggota Koalisi ini lebih dari 50 juta orang. (mit)