Berita Utama
Selasa, 2 Januari 2007, 18:08:27 WIB
Soal Kecelakaan Kapal dan Pesawat
Menhub Diminta Lakukan Investigasi
Jakarta: Sekali lagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan rasa prihatin dan berduka cita sedalam-dalamnya kepada korban kecelakaan kapal laut dan jatuhnya pesawat udara akhir-akhir ini. Jubir Kepresidenan Andi A.Mallarangeng mengatakan hal ini dalam keterangan persnya bersama Seskab Sudi Silalahi, Selasa (2/1) sore, di Ruang Pers Kantor Kepresidenan, Jakarta.Kecelakaan kapal laut, dalam beberapa hari terakhir, antara lain, tenggelamnya KM Senopati Nusantara di sekitar Pulau Mandalika, Jepara (Jawa Tengah), serta KM Sinar Baru di perairan Laut Bali membuat Presiden SBY menginstruksikan agar jajaran terkait, dalam hal ini Departemen Perhubungan, TNI/Polri dan Pemda untuk mengerahkan segala daya upaya untuk terus mencari dan menyelamatkan korban-korban yang belum ditemukan. "Presiden meminta Menhub Hatta Rajasa untuk melakukan investigasi penyebab tenggelamnya kapal-kapal itu," kata Andi Mallarangeng.
"Presiden SBY juga telah meminta Dephub dan Badan Meteorologi dan Geofisika agar terus menyebarluaskan prakiraan cuaca kepada masyarakat, agar masyarakat bisa menggunakan informasi itu dalam kegiatan sehari-hari. Presiden mengingatkan kembali kepada semua pihak untuk terus-menerus memantau perkembangan cuaca, terutama bagi perusahaan transportasi laut dan udara, supaya waspada dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," Andi menambahkan.
Musibah lain menyangkut jatuhnya pesawat Adam Air dalam perjalanan Surabaya-Manado, kemarin (1/1) sore. Presiden SBY telah memerintahkan Dephub, TNI, Polri, Pemda, dan pihak terkait untuk melakukan operasi penyelamatan, evakuasi, dan indentifikasi para korban yang meninggal dunia. "Termasuk pengurusan dan perawatan terhadap korban selamat. Presiden juga meminta Menhub untuk mengevaluasi dan investigasi kecelakaan ini, dan segera melaporkannya ke Presiden," ujar Andi. (win)



