Berita Utama
Kamis, 11 Januari 2007, 18:33:27 WIB
Silaturahmi Awal Tahun dengan Pimpinan Media Massa
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis (11/1) sore mengundang sekitar 40 Pemimpin Redaksi media cetak dan elektronika, di Istana Negara. Acara ini, kata SBY dalam pengantarnya, sebagai silaturhami awal tahun 2007. Hadir pula Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam Widodo AS, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Budiono dan beberapa menteri lainnya, antara lain Menkominfo Sofyan Djalil, Menag Maftuch Basyuni, Menkeu Sri Mulyani, Mentan Anton Apriyantono, Menaker Erman Suparno, Mensos Bachtiar Chamsyah, dua Jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng.Sementara beberapa pimpinan media massa yang hadir antara lain Yakob Oetama (Kompas), Fikri Jufri, Torik Haddad, Bambang Harimurti (Tempo) Dahlan Iskan (Jawa Pos), Budiono Darsono (Detikcom), Asro Kamal (LKBN Antara), Ishadi SK (Trans TV), Sururi Alfaruk (Sindo), Ramadhan Pohan (Jurnal Nasional), Margiono (Rakyat Merdeka), Budiono Kartohadiprojo (Gatra) dan yang lain. Beberapa pemilik media juga diundang, antara lain Surya Paloh (Metro TV) Chairul Tanjung (Trans TV), Erik Tohir (Republika), Antony Salim (Indosiar).
Pada acara yang dikemas dialog bebas itu dihidangkan makanan tradisional yaitu jagung rebus, pisang rebus dan kacang rebus. Di akhir acara, SBY dan JK bersama seluruh yang hadir menikmati hidangan soto daging.
Presiden dalam pengantarnya antara lain mengajak semua pimpinan media untuk menjaga demokrasi dan kebebasan pers yang ada di tanah air ini. Menurut SBY, dalam kebebasan pers di Indonesia sekarang ini, ada tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu akurasi, keseimbangan dan self censorship. Self censorship jauh lebih baik apabila dilakukan pers sendiri, dibanding apabila dilakukan oleh pemerintah seperti yang terjadi di masa lalu.
Sementara Wapres JK mengibaratkan media massa seperti tank, yang bisa dipakai untuk menyerang tetapi juga mampu untuk bertahan. Untuk kepentingan nasional, sebaiknya tank itu dipakai untuk bertahan. Beberapa pimpinan media massa ikut berbicara, antara lain Yakob Oetama, Bambang Harimurti, Dahlan Iskan dan Karni Ilyas, Kristanto Hadi, Budiono Kartohadiprojo dan Sasongko Tedjo, memberi masukan untuk perbaikan kinerja pemerintah. SBY menyampaikan terima kasih menerima masukan dari para wartawan senior itu. (mit)



