Berita Utama
Kamis, 25 Januari 2007, 18:39:36 WIB
Soal Hak Pilih TNI pada Pemilu 2009
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mendengarkan aspirasi yang muncul apakah dalam Pemilu 2009 mendatang TNI akan menggunakan hak pilihnya, atau tidak. Pendapat tersebut diungkapkan Presiden dalam pengarahannya pada para peserta Rapimnas TNI 2007 di Istana Negara, Kamis (25/1) sore.“Saya mempersilahkan agar hal ini dapat dibahas pada saatnya nanti oleh pemerintah dan DPR RI, seraya mendengarkan pandangan masyarakat luas dalam menyusun UU Pemilu 2009 mendatang,” kata Presiden. “ Kita ingin agar TNI sebagai kekuatan negara dan kekuatan pertahanan bisa menjalankan tugasnya dengan baik tanpa diganggu oleh persoalan yang memberatkan TNI,” lanjutnya.
Kata Presiden, jika nanti TNI menggunaan hak pilihnya dalam Pemilu 2009, akan merusak kesatuan, kekompakan dan solidaritas TNI, maka silahkan diolah bersama-sama. “Kalau hal itu nanti justru akan membuat TNI terkotak dan terpecah, itu tidak baik bila memaksakan TNI menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2009,” ujar Presiden SBY.
Selain dihadiri132 perwira TNI, hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Polhukkam Widodo A.S., Menhan Juwono Sudarsono, Mendagri M. Ma`ruf, Seskab Sudi Silalahi, Panglima TNI Djoko Suyanto dan Kepala BIN Syamsir Siregar. (osa)



