Berita Utama

Presiden pada Tasyakuran Milad PKS

Birokrasi Kita Belum Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat

Jakarta: Agenda nasional bangsa Indonesia adalah membangun kembali negara pasca krisis. Hal tersebut dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya pada acara Tasyakuran Milad (Ulang Tahun) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Auditorium Birawa, Kompleks Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (20/4) malam. Presiden hadir didampingi Ibu Negara.

“Kita harus terus meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam kehidupan yang adil dan bermartabat. Untuk mewujudkan semua tujuan dan sasaran tersebut, kita semua harus bersatu dan berkerja keras sesuai dengan peran, posisi, dan profesi kita masing-masing,” lanjut Presiden.

Ditegaskan, kita harus sungguh-sungguh meningkatkan upaya untuk membangun tatanan pemerintahan yang lebih baik, termasuk melanjutkan reformasi birokrasi. “Dengan jujur harus saya katakan bahwa reformasi birokrasi harus kita lakukan secara intensif. Karena saya melihat di banyak tempat, birokrasi kita belum benar-benar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Presiden di hadapan sekitar 500 undangan. “Tentu itu adalah tugas dan tanggungjawab saya untuk meningkatkan kinerja, integritas dan kerja keras di masa mendatang,” tegas Presiden.

“Kita harus melanjutkan upaya penegakan sistem dan pemerintahan yang bersih, termasuk pemberantasan korupsi. Kalau negara kita tidak bersih dan korupsi masih merajalela, masa depan kita akan gelap. Diperlukan waktu yang panjang untuk membangun sistem yang bersih untuk memberantas dan mencegah korupsi. Tetapi dengan kerja keras dan semangat, Insya Allah kita akan terus mendapatkan kemajuan sekecil apapun,” jelas Presiden.

“Semua asset negara termasuk hasil-hasil pembangunan yang kita lakukan harus digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Bukan belok ke sana ke sini, yang akhirnya tidak dinikmati rakyat,” kata Presiden. SBY mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli kepada lapisan masyarakat yang belum sejahtera.

Presiden juga berharap, keluarga besar PKS dapat terus menekankan amal makruf nahi mungkar. “Teruslah mengembangkan nilai-nilai kehidupan yang Islami, sehingga Islam benar-benar memberikan rahmat bagi semesta alam,” ujar Presiden. “Teruslah membantu dan menolong kaum dhuafa dan kaum fakir miskin. Menegakkan keadilan, memajukan pendidikan Islam, menuju kebangkitan kembali peradaban Islam yang menyebarkan salam kedamaian dan memberikan solusi kepada kemanusiaan sejagad,” Presiden menambahkan.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Menpora Adyaksa Dault, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menteri Koperasi dan UKM Suyadharma Ali, Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua Majelis Syuro PKS Hilmy Aminudin, Gubernur DKI Sutiyoso, dan Ketua MA Jimly Asyidiqie. Dalam kesempatan tersebut, PKS memberikan PKS Award kepada Presiden SBY sebagai Tokoh Pemberantas Korupsi dan memberikan dukungannya kepada pemerintahan SBY untuk terus memberantas korupsi. (osa)