Berita Utama

Zizou bertemu Presiden dan Ibu Negara

Zinedine Zidane menyaksikan Presiden  SBY memainkan bola, di lapangan lingkungan  istana, Jumat (6/7) siang. (foo: anung/presidensby.info)
Zinedine Zidane menyaksikan Presiden SBY memainkan bola, di lapangan lingkungan istana, Jumat (6/7) siang. (foo: anung/presidensby.info)
Jakarta: Hari ini, Jumat 6 Juli 2007 adalah hari yang tak biasa. Gazebo di taman istana ditata rapi dengan bunga – bunga segar yang cantik. Tripod – tripod kamera televisi sudah siap di sisi barat gazebo. Ada meja – meja dengan makanan dan minuman yang sudah disediakan di taman istana. Para wartawan yang biasa meliput di istana pun jumlahnya berlipat dari hari – hari biasanya. Para pegawai di lingkungan Istana Kepresidenan dan Sekretariat Negara pun tampak lebih sibuk dari biasanya.

Nampak pula tim Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ( PSSI ) Junior, yang hadir didampingi oleh pelatih Ronny Pattinasarani, dan Ketua PSSI Nurdin Khalid, serta Menpora Adhyaksa Dault.

Tak heran karena hari ini, ada tamu istimewa yang datang berkunjung ke Istana Presiden. Bukan kepala negara, perdana menteri, atau tokoh politik dunia lainnya. Tamu istimewa tersebut adalah seorang pemain bola yang dipuja banyak orang di seluruh dunia, Zinedine Zidane. Pesepak bola Perancis, keturunan Aljazair ini datang ke Indonesia sebagai duta Grup Danone, yang mendukung program anak – anak Indonesia, terutama dalam bidang sosial dan olahraga.

Zizou, panggilan Zinedine Zidane, dalam kunjungan 3 harinya di Indonesia, bertemu dengan Presiden SBY dan Ibu Negara di Istana Presiden. Tiba di Istana pukul 11.00 WIB, Zizou datang mengenakan kemeja batik lengan panjang, celana jins, dan sepatu kets warna putih.

Presiden dan Ibu Negara menyambut Zizou dan rombongan yang terdiri dari Duta Besar Perancis untuk RI, Catherine Boivineau, Franck Riboud CEO Grup Danone, Emanuel Feber Vice Presiden Group Danone, dan Pascal de Pettini, Presiden Director PT.Tirta Investama, di taman Istana.

Kemudian acara dialog singkat dilangsungkan di Gazebo yang telah dipersiapkan. Presiden berdialog dengan bahasa Inggris, yang kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Perancis, dan kemudian Zizou menjawab dalam bahasa Perancis yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Pada kesempatan itu Zizou memberikan hadiah kepada Presiden, berupa kaos bernomor punggung 10 dan nama Zidane, dan Ayam Jantan di dada kiri, yang merupakan kaos yang dipakai Zizou ketika membela tim nasional Perancis di ajang Piala Dunia.

Usai dialog singkat dan foto bersama, Zizou bersama Presiden dan Ibu Negara turun ke taman. Disana Zizou menendang bola bersama dengan beberapa perwakilan tim PSSI Junior dengan disaksikan Presiden. Presiden pun sempat menendang bola bersama Zizou.

Acara foto bersama dengan para wartawan yang sangat dinantikan pun buyar. Karena Zizou sudah bergerak menuju pintu keluar, dan masuk ke mobil Toyota Alphard hitam yang sudah menunggu di tempat parikir. Zizou bergerak keluar dengan susah payah dan penjagaan yang ketat, karena para wartawan Istana terus memburunya untuk meminta tanda tangan dan foto bersama.

Kunjungan satu jam Zizou ke Istana itu memang sangat istimewa. Kehadiran singkat Zizou sepertinya merupakan kado ulang tahun untuk Ibu Negara Ani Yudhoyono ke-55, yang juga merupakan penggemar Zizou. Juga untuk para wartawan Istana dan para pegawai di lingkungan Istana Kepresidenan dan Sekretariat Negara.

Untuk hari yang istimewa ini, beberapa peraturan memang tidak berlaku.Taman Istana yang sehari – hari tabu untuk diinjak, hari ini boleh dimasuki. Bahkan tanaman – tanaman yang tertata indah pun akhirnya harus rela rusak terinjak – injak. Semua berkeringat, lelah tapi tersenyum puas. Diharapkan kunjungan Zizou dalam ini memberi semangat dan inspirasi untuk dunia sepakbola Indonesia untuk lebih maju dan berprestasi di dunia internasional. (nnf)