Berita Utama
Sabtu, 7 Juli 2007, 15:45:40 WIB
Presiden: Pemerintah Serius Bangun Sektor Pertanian dan Perikanan
Banyuasin: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa pemerintah sangat serius membangun sektor pertanian dan perikanan, hal itu ditunjukkan antara lain dengan meningkatkan anggaran di kedua sektor itu dari tahun ke tahun. Presiden menegaskan hal ini dalam sambutan pembukaan Pekan Nasional (Penas) XII Petani Nelayan Indonesia 2007, di lapangan Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Sembawa, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (7/7) siang.“Kita ingin meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan petani dan nelayan. Kita ingin meningkatkan ketahanan pangan. Pemerintah dalam rangka melaksanakan kebijakan itu telah terus meningkatkan anggaran pertanian, perikanan, kelautan dan kehutanan. Tiap tahun anggaran terus meningkat, juga bantuan-bantuan langsung yang terus untuk peningkatan sektor-sektor itu,“ kata Presiden.
Peningkatan anggaran itu, antara lain, ditunjukkan dengan APBN untuk pupuk murah dan bersubsidi dari tahun 2004 sampai sekarang, yang meningkat dari Rp 1,8 trilyun menjadi Rp 5,8 trilyun, atau naik 350 persen. Tujuannya agar pupuk dapat didistribusikan lebih banyak lagi. Lalu anggaran untuk benih unggulan gratis dulu Rp 80,9 milyar kini menjadi Rp 1 trilyun, atau meningkat 1300 persen. “Mudah-mudahan pupuk dan benih ini benar-benar terdistribusi secara cepat dan tepat ke komunitas petani di seluruh tanah air,“ Presiden SBY menambahkan.
Subsidi bunga untuk petani plasma di perkebunan jumlahnya juga tidak sedikit, sekitar Rp 1 trilyun. “Ini contoh bagaimana kita ingin menunjukkan bahwa pemerintah serius meningkatkan sektor pertanian dan perikanan. Untuk sektor nelayan ada bantuan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir," lanjut Presiden.
Agar kebijakan pemerintah berhasil, kesejahteraan petani nelayan meningkat, Presiden menegaskan perlunya tiga hal untuk sama-sama kita lakukan. Pertama, para pejabat mulai tingkat menteri hingga lurah, harus memimpin langsung dan turun ke lapangan memberikan perhatian. Kedua, perlu dukungan dari sektor-sektor lain di luar pertanian, seperti infrastruktur, penambahan anggaran, akses modal dan pasar. Presiden mengimbau bank menyalurkan kredit lunak bagi para petani dengan syarat yang mudah. Ketiga, Presiden meminta para ahli pertanian dan perikanan untuk terus mengembangkan inovasi teknologi pertanian dan perikanan.
Presiden juga menggambarkan bahwa sejak awal 2007 sektor pertanian secara umum telah terjadi kemajuan. Ada peningkatan produksi padi, peternakan, perikanan dan perkebunan. Ada peningkatan penanaman modal, baik modal dalam negeri maupun modal asing. Hal ini dilihat dari nilai investasi dan persetujuannya.
Presiden meninggalkan tempat acara pada pukul 15.00 WIB dan langsung menuju Bandara Internasional Sultan Mahmoud Badaruddin II, untuk kembali ke Jakarta, menggunakan pesawat khusus Boeing 737 – 500. (har/nnf)



