Berita Utama
Minggu, 22 Juli 2007, 14:53:32 WIB
Hari Anak Nasional 2007
SBY: Anak Indonesia Harus Bangga pada Tanah Airnya
Presiden SBY memasukkan buku pada Book Drop pada acara puncak Hari Anak Nasional, di Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya Ancol, Minggu (22/7) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Turut hadir mendampingi Presiden antara lain Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensos Bachtiar Chamsyah, Menkominfo M. Nuh, Menneg PAN Taufik Effendi, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta, serta Menhub Jusman Syafii Djamal. Menurut SBY, dirinya merasa senang dengan tema Hari Anak Nasional tersebut. "Memang anak-anak harus menjadi anak Indonesia sejati yang menyayangi bangsanya, yang bangga akan tanah airnya," jelas SBY.
Dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak, SBY berpesan agar anak-anak dapat belajar untuk menjadi mandiri, tidak cengeng dan tidak mudah mengeluh. Apabila anak-anak nantinya mendapatkan persoalan, maka persoalan itu harus dihadapi. Apabila nilai yang diterima kurang begitu bagus, maka anak-anak harus belajar lebih keras lagi. "Kalau sejak awal anak-anak sudah begitu, insya Allah kelak menjadi pemuda dan orang mandiri. Dan kalau bisa bersikap mandiri, tentu masa depannya akan lebih baik," kata SBY kepada anak-anak yang hadir.
SBY juga berpesan empat hal kepada anak-anak agar dapat menjadi pemimpin masa depan yang tangguh. Rajin beribadah agar berakhlak baik, rajin belajar agar cerdas dan menguasai ilmu pengetahuan yang tinggi, rajin berolahraga agar badan sehat serta rajin berorganisasi serta berbaur dengan kawan-kawan agar kompak sebagai bangsa Indonesia. "Dengan empat rajin itu, disertai patuh pada orang tua, pada guru, tidak tergoda dengan narkoba dan lain-lain, insya Allah anak-anak akan betul-betul menjadi anak Indonesia sejati yang sehat, kuat dan siap menjadi pemimpin masa depan," jelas SBY.
Mengakhiri sambutannya, SBY mengajak kepada semua orang tua di seluruh tanah air untuk memberikan bimbingan pengasuhan dan perhatian yang terbaik kepada anak-anak. "Ia milik masa depan kita, masa depan bangsa. Ia milik negeri ini yang akan melanjutkan pembangunan negeri ini menjadi negeri yang lebih baik di masa akan datang. Tanggung jawab orang tua tidak boleh lepas, sesibuk apapun orang tua. Tolong perhatikan putra putrinya. Bimbinglah, asuhlah. Mari kita lakukan upaya membina anak-anak kita sebaik-baiknya, berikan hak-haknya, hak pengasuhan, pendidikan, kesehatan dan serta melindungi mereka dari kekerasan," kata Presiden. Untuk menunjang itu semua, SBY berharap agar anggaran untuk anak-anak diberikan yang cukup untuk seluruh anak-anak di tanah air. (mit)



