Berita Utama

Presiden Pada Panen Perdana Padi SRI Organik:

Padi SRI Sangat Cocok Untuk Indonesia

Presiden SBY  melakukan panen perdana padi System of Rice Intensification (SRI) Organic,  di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Senin (30/7) pagi. (foto:anung/presidensby.info)
Presiden SBY melakukan panen perdana padi System of Rice Intensification (SRI) Organic, di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Senin (30/7) pagi. (foto:anung/presidensby.info)
Cianjur: Bumi kita makin tua. Karena makin tua, maka lingkungannya pun makin rawan. Terjadi climate change, pemanasan global, dan perubahan tata cuaca dan iklim. "Perubahan iklim dapat terjadi karena kesalahan manusia, karena kelalain atau kesalahan dalam melaksanakan kegiatan pertanian dan mengelola hutan. Dengan pertanian SRI, diharapkan kerusakan lingkungan dapat dicegah di negeri ini, agar Indonesia menjadi bagian penyelamat dunia, dan bukan perusak dunia," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai melakukan panen perdana padi System of Rice Intensification (SRI) Organic, di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Senin (30/7) pagi.

Tampak hadir dalam rombongan Presiden adalah menteri PU Djoko Kirmanto, Mensos Bachtiar Chamsyah, Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Menristek Kusmayanto Kadiman, Seskab Sudi Silalahi, dan Jubir Kepresidenan Andi A.Mallarangeng.

Presiden mengatakan, yang penting pertanian baik kerena pertanian memiliki jasa yang besar dalam menyelamatkan dunia. “Penduduk di bumi makin banyak, sekarang jumlahnya 6,4 milyar manusia dan masih akan bertambah di tahun-tahun yang akan datang. Semua memerlukan pangan, sebagian besar justru memerlukan beras. Oleh karena itu kalau pertanian berkembang baik, petani berkontribusi secara sungguh-sungguh dan berarti benar-benar menyelamatkan dunia,” kata SBY.

SRI dapat menyelamatkan bumi, dunia, dan negeri kita. Presiden menyambut baik kerjasama tiga perusahaan yaitu Medco Foundation, Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPLKTS) dan Yayasan Aliksa Organik SRI yang ingin membangun pertanian yang baik, berkelanjutan, dan ramah lingkungan serta mendatangkan keuntungan bagi rakyat Indonesia. Pembanguan pertanian di Indonesia harus bergeser dari green revolution menjadi sustainable agriculture revolution. “Padi SRI adalah contoh nyata pembanguan pertanian berkelanjutan sebagai koreksi dari green revolution yang ternyata merusak lingkungan karena menggunakan pupuk yang menggunakan bahan-bahan kimia sehingga merusak struktur tanah di kemudian hari,” jelas SBY.

Menurut Presiden SBY, untuk Indonesia padi SRI sangat cocok. “Jangan dikira air di Pulau Jawa melimpah, karena saat ini kondisi air di Pulau Jawa sudah lampu kuning. SRI memberi solusi cara bercocok tanam padi yang tidak banyak menggunakan air,” ujar SBY. “Saya berharap kepada seluruh warga Indonesia untuk selalu mendayagunakan penuh padi-padi SRI agar semuanya berjalan dengan baik dan tidak merusak lingkungan,” lanjutnya.

Menurut SBY, profesi petani itu adalah profesi yang mulia. “Di negara manapun, petani menjadi soko guru kehidupan negara. Lihat petani Eropa, Jepang, atau Amerika. Saya ingin harga diri petani-petani di Indonesia seperti petani-petani dari negara maju tersebut. Mari kita lestarikan dan kembangkan kehidupan petani sehingga penuh dengan kebahagiaan,” lanjut Presiden SBY. (mit/osa)