Berita Utama

SBY dan Abe Hadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang

Presiden SBY dan PM  Shinzo Abe saat hadir pada pembukaan Forum Bisnis Indonesia – Jepang di  Hotel Hyatt Jakarta, Senin (20/8) sore. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan PM Shinzo Abe saat hadir pada pembukaan Forum Bisnis Indonesia – Jepang di Hotel Hyatt Jakarta, Senin (20/8) sore. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Shinzo Abe menyaksikan penandatanganan kontrak-kontrak kerjasama bisnis antara Indonesia dan Jepang pada pembukaan Forum Bisnis Indonesia – Jepang di Ballroom Hotel Hyatt Jakarta, Senin (20/8) sore. Kontrak kerjasama bisnis yang ditandatangani diantaranya adalah 5 kontrak di bidang energi.

Dalam sambutannya, Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN)) M.S. Hidayat menyampaikan terimakasih atas keseriusan pemerintah Jepang dalam menjalin kerjasama bisnis dengan Indonesia. “Kehadiran delegasi pengusaha-pengusaha Jepang ternama yang mengikuti kunjungan Perdana Menteri Shinzo Abe memperlihatkan komitmen Jepang, untuk memperkuat kerjasama ekonomi, terutama diantara komunitas bisnis kedua negara,” kata Hidayat.

Hidayat juga menyambut baik ditandatanganinya Economic Partnership Agreement atau EPA dalam pertemuan bilateral Senin pagi di Istana Negara, yang menandai dimulainya era baru dalam kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Jepang. “Anggota KADIN siap untuk mendiskusikan kesempatan dagang dan investasi dibawah kerangka EPA,” ujar Hidayat. “Kami sudah memiliki banyak sekali proposal bisnis yang akan kami ajukan pada rekan-rekan pebisnis Jepang,” lanjutnya.

Sementara itu, Presiden SBY menjelaskan bahwa dalam pertemuan bilateral antara dirinya dengan PM Shinzo Abe telah ditandatangani Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement yang telah rampung dirundingkan secara intensif dalam waktu dua tahun terakhir ini. “Perjanjian ini akan memacu kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Jepang, khususnya di bidang perdagangan dan investasi,” jelas SBY. “Investasi Jepang di Indonesia diharapkan akan makin meningkat, dan transaksi perdagangan akan makin luas,” lanjutnya.

Presiden SBY menekankan bahwa kemitraan strategis dan EPA ini akan berhasil, apabila pihak swasta keduabelah pihak ikut mensukseskannya dengan memberikan kontribusi yang nyata. “Peran pemerintah saja tentu tidak cukup,” ujarnya. Senada dengan yang diungkapkan Ketua KADIN, Presiden SBY juga menyambut baik keikutsertaan kalangan pengusaha Jepang yang begitu besar menyertai kunjungan PM Abe ke Indonesia kali ini. “Hal ini membuktikan bahwa kedua negara sama-sama optimis dalam membuka lembaran baru dalam hubungan ekonomi dan sama-sama memiliki antusiasme yang tinggi untuk mengisinya dengan kerjasama yang kongkrit dan saling menguntungkan,” SBY menerangkan.

Selain dihadiri para pengusaha dari kedua negara, hadir pula Ketua Nippon Keidanren F. Mitarai, Menlu Hassan Wirajuda, Mendag Mari E. Pangestu, Kepala BKPM M. Lutfi, dan Mensesneg Hatta Rajasa. (osa)