Berita Utama

Pameran Foto Program Pro Rakyat

Presiden SBY bersama Abror (kiri) dan Anung, pada Pameran foto Program untuk Rakyat, di Gedung Pusat Niaga (GPN) Arena Jakarta Fair, hari Jumat (24/8) sore. (foto: cahyo/presidensby.info)
Presiden SBY bersama Abror (kiri) dan Anung, pada Pameran foto Program untuk Rakyat, di Gedung Pusat Niaga (GPN) Arena Jakarta Fair, hari Jumat (24/8) sore. (foto: cahyo/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono, Jumat (24/8) sore meninjau dan melihat pameran foto karya juru foto pribadinya, Abror Rizki dan Anung Aninditio, di Gedung Pusat Niaga (GPN) Jakarta Fair. Pameran foto bertema Program Pro Rakyat ini menampilkan karya keduanya yang memotret kegiatan Presiden dan Ibu Negara sehari-hari.

Menurut Jubir Presiden, Andi Mallarangeng, pameran foto yang digelar Anung dan Abror ini merupakan gambaran kegiatan Presiden yang berhubungan dengan kegiatan pro rakyat.” Tentu saja apa yang dilakukan ini, Presiden menyambut baik. Keduanya juga pernah pameran foto Presiden Juga Manusia Biasa, yang memperlihatkan keseharian Presiden, sebagaimana juga manusia lainnya, yang kadang senang, sedih, kekeluargaan, human interest, dan sebagainya. Diharapkan masyarakat juga bisa melihat pameran foto ini, karena kadang-kadang dengan gambar itu, langsung bisa bercerita dengan sendiri, ketimbang dengan kata-kata,” ujar Andi.

Sementara menurut Abror, pameran foto kedua ini terinspirasi oleh buku pidato awal tahun Presiden, yang dijabarkan dalam bentuk gambar. ”Foto yang kami gelar sebanyak 200 foto, yang diambil sejak Presiden dilantik hingga saat ini, dan ini pameran kedua kami. Sebelumnya tahun 2006, kami gelar di Mall Pondok Indah Jakarta, dengan tema Presiden Juga Manusia Biasa,” kata Abror.

Dalam peninjauan itu, Presiden SBY dan Ibu Ani berkeliling memperhatikan satu persatu foto yang dipajang. Sesekali berkomentar. Misalnya saat melihat dirinya foto bersama grup Srimulat, SBY menyebut satu-persatu menyebut nama para pelawak, Tarsan, Mamiek, Tukul, dan ini Yati Pesek, dan Gogon. Lebih dari 30 menit Presiden berada di pameran, sebelum akhirnya kembali ke istana. (win)