Berita Utama
Jumat, 5 Oktober 2007, 19:30:24 WIB
Buka Puasa Bersama Prajurit TNI
Presiden SBY menyampaikan sambutan pada acara buka puasa bersama prajurit di GOR Mabes TNI Cilangkap, Jumat (5/10) petang. (foto: haryanto/presidensby.info)
"Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada segenap jajaran TNI yang terus menerus membaktikan diri kepada nusa dan bangsa, dalam berbagai penugasan di segala tempat dan segala cuaca," ujar SBY. "Ucapan terimakasih ini saya harapkan dapat diteruskan oleh Panglima TNI kepada para prajurit dan keluarga yang bertugas jauh di daerah terpencil, pulau terluar, dan pedalaman," lanjutnya.
Berkaitan dengan kesejahteraan, Presiden mengatakan bahwa negara terus meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI dan masyarakat golongan ekonomi ke bawah sesuai dengan batas kemampuan yang dimiliki negara. "Dalam tiga tahun terakhir ini, pemerintah meningkatkan gaji dan uang lauk pauk dengan harapan makin sejahtera. Dengan makin sejahtera, tugas pokok yang diemban dapat dilaksanakan dengan baik," SBY menegaskan.
Dalam kesempatan itu Presiden SBY juga menekankan pentingnya kesiagaan. "Saya menginstruksikan kepada pimpinan TNI untuk mempersiapkan diri apabila kita harus menugaskan satuan-satuan kita mengemban tugas pemeliharaan perdamaian. Selaku Presiden, saya mengijinkan pelibatan pasukan kita di berbagai wilayah penugasan, apabila itu di bawah bendera PBB dan tugasnya memelihara perdamaian, bukan pembuat perdamaian," ujar SBY di hadapan sekitar 2.000 undangan.
SBY kemudian memotong tumpeng yang langsung diserahkan kepada Panglima TNI Djoko Suyanto, dan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Sebelumnya, SBY dan Ibu Negara mendengarkan ceramah agama dari Quraisy Shihab. Tema ceramah yang dibawakannya adalah melalui pengalaman hikmah Ramadhan dan Nuzulul Quran, kita tingkatkan pengendalian diri untuk memantapkan solidaritas prajurit TNI guna memperkokoh keutuhan NKRI.
Acara buka puasa bersama yang bertepatan dengan HUT TNI ke-62 ini dihadiri juga antara lain Wapres Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah JK, Ketua DPD RI Ginandjar Kartasasmita, Panglima TNI Djoko Suyanto, Menhan Juwono Sudarsono, Mendagri Mardiyanto, KASAD Jenderal Djoko Santoso, KASAL Laksamana Slamet Subiyanto, dan KASAU Marsekal Djoko Herman Prayitno.(osa)



