Berita Utama

Soal Kerjasama dengan World Bank

Untuk Mengembalikkan Aset Hasil Korupsi

Cikeas: Kepada anggota Partai Demokrat yang hadir dalam acara buka puasa bersama di Puri Cikeas Indah, Sabtu (6/10) petang, Presiden SBY mengatakan menyambut dengan baik ajakan World Bank untuk bekerja sama dengan Indonesia, untuk melacak serta mendapatkan kembali aset milik negara yang berada di luar negeri. Karena dengan dipulangkannya aset tersebut ke tanah air, aset tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Ajakan tersebut diungkapkan oleh Presiden Bank Dunia Roberts Zoellick kepada Presiden SBY di sela-sela Sidang Umum ke-62 PBB yang diselenggarakan di New York bulan lalu. Zoellick mengatakan kepada SBY bahwa World Bank ingin menjalin kerja sama dengan negara-negara berkembang yang memiliki kesulitan untuk mendapatkan kembali asetnya di luar negeri dengan menggunakan sebuah program bernama Stolen Aset Recovery (StAR).

Menanggapi hal tersebut, SBY mengatakan bahwa bulan Januari mendatang, di Bali, Presiden SBY beserta World Bank akan melakukan pertemuan kembali untuk merumuskan kerja sama yang lebih konkret dalam pelaksanaan program StAR.
Di dalam acara buka puasa bersama tersebut, Presiden SBY juga berbagi pengalaman mengenai perjalanannya selama KTT APEC di Sydney serta pengalamannya selama Sidang Umum ke 62 PBB di New York bulan lalu. Acara buka puasa yang mengundang kurang lebih 100 anggota partai Demokrat tersebut berlangsung dengan hangat dan penuh keakraban.

Turut hadir dalam acara buka puasa tersebut antara lain Menko Polhukam Widodo AS, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, Seskab Sudi Silalahi, Menbudpar Jero Wacik, Menneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar serta MenPAN Taufik Effendi dan Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng. Hadir juga Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo. (mit)