Berita Utama

Presiden Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal

Presiden SBY, Ibu Ani, Wapres JK dan Ibu Mufidah JK, berdoa setelah menyerahkan hewan kurban,usai melakukan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (20/12) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY, Ibu Ani, Wapres JK dan Ibu Mufidah JK, berdoa setelah menyerahkan hewan kurban,usai melakukan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (20/12) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono bersama Wapres Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah JK, serta beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu melakukan salat Idul Adha 1428 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (20/12) pagi.

Dengan penuh kekhusyukan, kurang lebih 4000 jamaah melaksanakan salat Idul Adha berjamaah yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Hasanudin Sinaga. Dilanjutkan dengan khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh Azhar Arsyad. Khutbah berjudul "Dengan Idul Kurban, Kita Asah Potensi dan Kapasitas Manusia Indonesia".

Inner capacity atau kapasitas ruhiyah yang terdiri dari daya nalar dan daya pikir, daya hidup dan semangat positif, serta daya kalbu merupakan kata kunci untuk membangun dan mengembangkan potensi sumber daya manusia Indonesia. "Inner capacity terlahir dari daya paling dalam pada diri manusia yang bersumber dari ruh Illahi. Sementara ruh pada diri manusia merupakan substansi yang secara alamiah sifatnya, seperti spiritus bisa membakar semangat dan etos kerja dan suci tanpa batas berpotensi luar biasa dan mengagumkan," jelas Azhar Arsyad dalam khutbahnya. Dengan Idul Adha, lanjutnya, semua potensi tersebut dapat diasah dan dikembangkan. "Karena hati yang bersih dan kalbu yang jernih akan menjadi potensi luar biasa, dikarenakan potensi dan kapasitas Tuhan akan tercurah dan masuk ke dalam pribadi yang mengasahnya," Azhar Arsyad menambahkan.

Sementara itu, panitia Idul Kurban Masjid Istiqlal mendapatkan sumbangan sapi sebanyak 19 ekor, dan kambing sebanyak 25 ekor. Antara lain, dari Presiden serta Wapres, Menag Maftuh Basyuni, Menhub Djusman Sjafii Djamal, mantan Presiden Soeharto serta Siti Hardianti Rukmana atau Mbak Tutut.

Usai melaksanakan salat Idul Adha berjamaah, Presiden dan Ibu Negara serta Wapres dan Ibu Mufidah menyerahkan kurban secara simbolis kepada Sekjen Depag Barul Hayat. "Dengan ini saya serahkan hewan kurban sebanyak 1 ekor untuk dipergunakan sesuai syariat Islam. Mudah-mudahan diridhoi Allah Ta'ala," kata Presiden yang kemudian dilanjutkan dengan mengucap Basmallah.

Hadir pula memperingati hari besar umat Islam ini, antara lain, Mendagri Mardiyanto, Mensesneg Hatta Rajasa, Menristek Kusmayanto Kadiman, Menhub Djusman Sjafii Djamal, Ketua MA Bagir Manan, Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshidiqie, serta dua Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (mit)