Berita Utama
Kamis, 20 Maret 2008, 20:22:20 WIB
Dari Kunjungan ke Iran, Senegal, Afsel, dan UEA
SBY Tiba di Tanah Air
Presiden SBY dan Ibu Negara tiba kembali di tanah air setelah mendarat di Lanud Halim PK, hari Kamis (20/3) malam, usai melakukan kunjungan ke Iran, Senegal, Afsel dan UEA. (foto: haryanto/presidensby.info)
Selama 10 hari, dengan jadwal yang padat dan ketat, Presiden melakukan kunjungan ke Iran, Senegal, Afrika Selatan, dan Uni Emirat Arab. Di Iran, Presiden SBY bertemu dengan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dilanjutkan pertemuan bilateral serta menyaksikan penandatangan beberapa MoU, antara lain rencana pembangunan kilang minyak di Banten. Di Teheran, Presiden juga bersilaturahmi dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Dari Teheran, rombongan kemudian terbang ke Dakar, Senegal. Di Dakar, Presiden menghadiri KTT Ke-11 OKI (Organisasi Konferensi Islam) serta melakukan pertemuan bilateral dengan PM Lebanon, Presiden Palestina, Presiden Sudan, Kepala Pemerintahan Sementara Bangladesh, serta Sekjen PBB Ban Ki-moon.
Tiga hari di Dakar, Presiden kemudian melanjutkan kunjungan kenegaraan ke Afrika Selatan. Di Cape Town, Presiden menerima Gubernur Western Cape Ebrahim Rasool serta ziarah ke makam ulama sekaligus pahlawan Indonesia – Afrika Selatan, Syeikh Yusuf. Di ibukota Pretoria, Presiden SBY bertemu Presiden Afsel, Thabo Mbeki, serta menandatangani MoU Kemitraan Strategis, dan menyaksikan penandatangan dua MoU kerjasama bidang pertahanan dan kebudayaan.
Negara terakhir yang dikunjungi Presiden adalah Uni Emirat Arab. Di Dubai, hari Rabu (19/3), Presiden mempresentasikan potensi-potensi serta peluang-peluang yang ada di Indonesia, di hadapan sekitar 45 pebisnis papan atas UEA. Beberapa perusahaan diantaranya tertarik untuk berinvestasi di Indonesia, antara lain bidang energi, infrastruktur, agro industri serta pariwisata.
Kamis (20/3) malam, udara Jakarta cerah dan hangat ketika Presiden beserta rombongan mendarat di Lanud Halim PK. Ikut dalam rombongan Presiden, antara lain, Mensesneg Hatta Rajasa, Menlu Hassan Wirajuda, Wakil Ketua DPD-RI Erman Gusman, Ketua KADIN MS Hidayat, serta dua Jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng. (nas)



