Berita Utama

Juga Diterima, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Terpilih

Presiden SBY  hari Rabu (11/6) sore menerima gubernur/wagub terpilih Provinsi Sumut, Syamsul Arifin dan  Gatot Pujo Nugroho di Kantor Presiden. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY hari Rabu (11/6) sore menerima gubernur/wagub terpilih Provinsi Sumut, Syamsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho di Kantor Presiden. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan para menteri di pemerintah pusat akan mendukung sepenuhnya kepemimpinan baru di Provinsi Sumatera Utara. Syamsul Arifin, gubernur terpilih yang bersama pasangannya wagub Gatot Pujo Nugroho diterima Presiden SBY hari Rabu (11/6) sore mengatakan, Presiden senang melihat pilkada di Sumut berjalan jujur, adil, dan rahasia. "Dengan hasil itu Presiden beserta menteri menyatakan akan mendukung sepenuhnya kami sebagai gubernur dan wakil gubernur untuk kebajikan masyarakat terutama tentang ketahanan pangan dan energi,” kata Syamsul yang masih menjabat sebagai Bupati Langkat ini.

Presiden, kata Syamsul, berharap kepedulian para pemimpin Sumut yang baru ini terhadap daerah bisa ditingkatkan. Juga masalah ketahanan nasional harus diperhatikan, karena kita berbatasan sangat dekat dengan Selat Malaka, pintu gerbang ke daerah Timur Tengah yang harus lebih diperhatikan.

Syamsul menambahkan, Presiden juga berpesan untuk selalu berkoordinasi terutama mengenai soal kepatuhan. “Tidak ada gubernur yang tidak patuh kepada pemerintah pusat. Demikian juga bupati dan walikota harus patuh dengan atasan. Alhamdulillah, Sumut sampai hari ini tidak ada yang tidak patuh,” kata Syamsul.

Pada kesempatan sebelum pertemuan, Jubir Presiden, Andi Mallarangeng mengatakan bahwa pertemuan Presiden SBY dengan dua pasangan gubernur dan wakil gubernur dari provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara ini, adalah dalam rangka untuk menyampaikan pesan-pesan Presiden, agar para pemimpin daerah yang baru terpilih ini dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan sebaik-baiknya.

“Presiden sengaja mengundang cagub dan cawagub terpilih untuk mendapatkan pesan-pesan dari Presiden agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya ketika dilantik,” kata Andi. Presiden, kata Andi, berharap ketika nanti dilantik, para pemimpin baru ini bisa melayani seluruh rakyat baik yang memilih dan yang tidak memilih, karena mereka dipilih untuk menjadi pemimpin daerah.

”Mereka belum sempat diundang presiden dalam acara gubernur dan wakil gubernur kemarin, karena memang belum resmi dilantik. Tetapi pesannya sama bahwa mereka harus melayani masyarakat daerahnya dengan sebaik-baiknya. Ini adalah bagian dari konsolidasi pemerintah. Semua pemerintahan berada dalam satu perahu,” kata Andi lagi. (nnf/mit)