Berita Utama
Senin, 16 Juni 2008, 17:08:06 WIB
Tiga Pilar Pembangunan Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan, Membuka Lapangan Kerja dan Kurangi Kemiskinan
Presiden SBY memberi sambutan pada peresmian enam proyek Kalimantan Timur di Lapangan Makodam VI/Tanjungpura, Senin (16/6) sore. (foto: haryanto/presidensby.info)
"Berkaitan dengan pertumbuhan, pemerintah berkewajiban untuk secara berkesinambungan membangun infrastruktur di seluruh negeri. Kalau infrastruktur kita bangun lebih baik lagi, maka ekonomi lokal akan tumbuh berkembang. Masyarakat mendapatkan keadilan karena ada sejumlah kemudahan dalam kehidupan sehari-harinya," jelas SBY kepada para hadirin.
Pemerintah ingin terus membangun infrastruktur. "Strategi dan kebijakan pembangunan yang dipilih sekarang ini dan kedepan, belajar dari pengalaman waktu lalu, belajar dari pengalaman negara-negara lain adalah tidak hanya mengejar pertumbuhan semata. Sejak awal, disamping pertumbuhan, kita juga ingin mendatangkan pemerataan, keseimbangan, dan keadilan bagi masyarakat luas," lanjutnya.
"Infrastruktur bukan hanya berkaitan dengan faktor ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan faktor sosial, budaya, hukum, pertahanan, dan semua cabang kehidupan masyarakat," terang SBY. Presiden SBY bercerita bahwa kunjungannya ke Balikpapan ini adalah kunjungan resminya yang pertama. "Saya bersyukur akhirnya bisa berkunjung ke Balikpapan. Kunjungan saya kali ini sesungguhnya adalah kunjungan keempat ke Kalimantan Timur. Pertama-tama akhir 2004 berkunjung ke Tarakan dan Nunukan untuk menjemput saudara-saudara kita TKI yang kembali dari Malaysia. Saya datang untuk membantu mereka semua dan memprosesnya kembali apabila mereka masih ingin bekerja di Malaysia," ujar SBY.
"Kunjungan saya berikutnya tahun 2005, ketika saya meninjau perairan Ambalat. Kemudian saya berkunjung ke Samarinda bertepatan bulan Ramadhan. Dan Alhamdulillah, hari ini saya berkunjung ke Balikpapan. Ketika tadi saya terbang dari Bontang ke Balikpapan dengan pesawat kecil Dash-7, saya melihat keindahan bumi Kalimantan Timur ini. Kami juga melihat bentangan luas tanah air kita," tambahnya.
"Di pesawat saya berbicara dengan Gubernur, Kalimantan ini patut dan harus bersyukur kepada Tuhan. Bumi Kalimantan dijauhkan dari berbagai gempa bumi, tsunami, dan bencana-bencana alam lainnya. Kita juga bersyukur bumi Kalimantan kaya dengan sumber daya alam anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Minyak, gas, batubara, tembaga, nikel, emas, dan lain-lain, termasuk hasil hutan dan kelapa sawit. Kewajiban kita mengelola semuanya itu dengan sebaik-baiknya untuk mendatangkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan dan masyarakat Indonesia," pesan SBY. (osa)



