Berita Utama

Tasyakur Tujuh Bulan Kehamilan Annisa Pohan

Cikeas, Bogor: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani, Kamis (3/7) malam, mengadakan tasyakur tujuh bulan kehamilan menantunya, Annisa Harimurti Yudhoyono, di kediaman pribadinya, Puri Cikeas Indah, Bogor, Jawa Barat. Annisa hadir didampingi suaminya, Agus Harimurti Yudhoyono, dan kedua orangtuanya Aulia Pohan serta istri. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran yang disampaikan DR. KH. Abdullah Makky.

SBY selaku sohibul hajat dalam sambutannya memohon doa restu agar pada saatnya nanti Anissa dapat melahirkan anak yang soleh atau soleha, sehat, kuat jasmani dan rohani, serta berguna bagi nusa dan bangsa. "Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak dan ibu untuk memberi doa," kata SBY.

"Tadi siang saya memimpin rapat kabinet terbatas, karena para menteri juga hadir pada kesempatan ini saya dikomentari oleh para menteri, insya Allah kalau Presiden mendapatkan cucu mungkin lebih rileks dan pekerjaan, menteri lebih kurang sibuk," ujar SBY disambut tawa para undangan. "Saya sering mendapatkan protes dari beliau-beliau. Oleh karena itu, kepada ibu-ibu saya memohon maaf kalau waktu para menteri atau yang bertugas di jajaran pemerintah tersita pagi, siang, sore, malam. Jangan ditegur beliau-beliau, yang salah saya karena memang banyak sekali tugas yang harus kami emban dan jalankan," SBY menjelaskan.

"Saya masih ingat Menteri Keuangan merangkap Pelaksana Tugas Menteri Perekonomian Ibu Ani (Sri Mulyani), mungkin sudah dari dua tahun yang lalu harus menjawab pertanyaan putra atau putrinya. Does Mr. President have children? Karena kok Sabtu-Minggu nggak ada istirahatnya," SBY bercerita. "Saya tidak tahu apa yang dijawab Ibu Ani, tapi mudah-mudahan yang positif saja. Itu memang termasuk permintaan maaf saya kalau memang kegiatan pemerintahan super-super padat," Presiden menambahkan.

"Kita sudah mencurahkan waktu, pikiran, dan tenaga, selalu saja masih kurang waktu kita. Satu masalah kita selesaikan, masalah yang lain tiba. Tapi itu semua ibadah, harus kita laksanakan secara tulus dan ikhlas sambil memohon ridho Allah SWT," SBY menerangkan.

SBY kemudian menjelaskan, bahwa ia beserta Ibu Ani sengaja mengundang para menteri beserta isteri, dan teman-teman dekat, ke Cikeas. "Mengapa? Ini sudah mau masuk tahun kelima. Jadi, insya Allah, akan berakhirlah masa bakti Kabinet Indonesia Bersatu ini tahun depan. Rasanya tidak bagus kalau kita memiliki hubungan silaturahim yang cukup dekat satu sama lain, semuanya harus diwarnai dalam kegiatan serba tugas, serba dinas, serba resmi. Rasanya saya ingin mengundang di pendopo Cikeas ini untuk sejenak rileks bersilaturahim, dan alhamdulillah berdoa bersama pada malam hari ini. Sebab akhirnya yang mendekatkan dan merekatkan hubungan kita tiada lain adalah tali silaturahim," kata SBY.

"Ini akan kokoh, kekal, dan abadi. Jadi mudah-mudahan malam ini ada sedikit memori kita untuk melanjutkan tugas kita sampai akhir masa bakti yang telah diamanahkan dalam konstitusi kita. Kalau tidak salah para menteri datang ke Cikeas beberapa hari sebelum dilantik menjadi menteri, baik angkatan pertama, kedua, ataupun ketiga dalam proses reshufle. Oleh karena itu, pada malam hari ini datang lagi lah untuk bersama-sama berdoa, berzikir, mencicipi hidangan ala kadarnya. Tapi intinya adalah jalinan tali silaturahim yang patut kita pertahankan," ujar SBY.

Acara juga diisi dengan tausiyah Ustadz M. Hidayat. Hadir pada acara tasyakur tujuh bulanan kehamilan Annisa, antara lain, Ibu Habibah (ibunda SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendagri Mardiyanto, dan Menteri Perindustrian Fahmi Idris. (osa)