Berita Utama

SBY Tiba di Kuala Lumpur

Begitu turun dari tangga pesawat, Presiden SBY dan Ibu Ani disambut Menlu Malaysia Datuk Seri Rais Yatim, di KLIA, Minggu (6/7) sore. (foto: haryanto/presidensby.info)
Begitu turun dari tangga pesawat, Presiden SBY dan Ibu Ani disambut Menlu Malaysia Datuk Seri Rais Yatim, di KLIA, Minggu (6/7) sore. (foto: haryanto/presidensby.info)
Kuala Lumpur: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara beserta rombongan, Minggu (6/7) sore, tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Malaysia. Kedatangan Presiden SBY ke Malaysia selama dua hari ini, 6-7 Juli, untuk melakukan serangkaian kegiatan, antara lain, menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi ke-6 Organisasi Developing Eight atau D-8 sekaligus menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan D-8 kepada Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi

Saat tiba di Bandara KLIA dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Airbus A330-341/GIA -1, Presiden SBY disambut Menlu Malaysia Datuk Seri Utama Rais Yatim dan Duta Besar LBBP RI untuk Malaysia Da`i Bachtiar beserta seluruh staf KBRI Kuala Lumpur. Selanjutnya Presiden SBY menuju VVIP Room Bunga Raya beristirahat sejenak, lalu menuju Hotel Crowne Plaza, tempat menginap selama di Kuala Lumpur. Di lobi hotel, Presiden dan Ibu Negara disambut anak-anak sekolah Indonesia di Kuala Lumpur.

Selain menghadiri KTT Developing Eight (D-8), Presiden SBY akan melakukan pertemuan bilateral dengan PM Malaysia Abdullah Badawi, dilanjutkan dengan pembentukan Eminent Person Group (EPG). Selain itu, SBY juga akan melakukan serangkaian pertemuan (one on one meeting) dengan pengusaha Malaysia yang bergerak di bidang infrastruktur, pangan, dan perdagangan. Presiden juga dijadwalkan bertemu dengan pemuda Indonesia yang akan menyerahkan hasil seminar mereka tentang Peran dan Sumbangsih Generasi Muda dalam Membangun Kembali NKRI.

D-8 ini dibentuk pada Juni 1997. Anggotanya 8 negara OKI yang memiliki karakteristik ekonomi pembangunan dan kependudukan yang relatif sama. Delapan negara itu adalah Bangladesh, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, Turki, dan Indonesia.

Mendampingi Presiden SBY salam kunjungan ini, antara lain, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri Perdagangan Mari E. Pangestu, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menteri Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar, Ketua KADIN MS. Hidayat, Kepala BKPM M. Luthfi, serta Jubir Presiden Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (win/har)