Berita Utama

Presiden pada Pembukaan KTT D-8:

Buka Seluas-luasnya Peluang Kerjasama

Presiden SBY menyampaikan sambutan pada KTT D-8 di Hotel Hilton, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (8/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menyampaikan sambutan pada KTT D-8 di Hotel Hilton, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (8/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Kuala Lumpur: Anggota D-8 harus mampu memanfaatkan sumber daya yang ada seoptimal mungkin. Salah satunya adalah sumber daya manusia yang besar, yang secara keseluruhan populasinya bisa melebihi 900 juta jiwa. Itu adalah pasar yang sangat besar. Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pembukaan KTT ke-6 Organisasi Negara-negara Berkembang (Developing Countries) atau D-8, Selasa (8/7) pagi, di Hotel Hilton Kuala Lumpur.

"Dengan jumlah individu manusia sebesar itu, terlebih dengan dukungan keanekaragaman sumber daya alam yang melimpah, aktivitas perdagangan diantara negara-negara anggota bisa lebih dioptimalkan dan ditingkatkan, sehingga ke depan tingkat perdagangan antar anggota meningkat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan tiada lagi kemiskinan. Dengan semua kelebihan tersebut, sudah tentu negara-negara anggota D8 dapat berkontribusi lebih maksimal di pasar perdagangan dan perekonomian global," kata Presiden.

Presiden juga mengajak agar seluruh anggota D-8 lebih banyak lagi menciptakan berbagai peluang kerjasama dengan sesama anggota, khususnya di bidang perdagangan. "Kita harus mampu menciptakan berbagai peluang untuk meningkatkan perdagangan antar anggota, eksplorasi berbagai kemungkinan, dan lanjutkan hingga terbentuk suatu perjanjian," ujar Presiden. Hendaknya seluruh anggota D-8 berupaya bersama untuk memperkecil atau bahkan menutup gap antar anggota. Untuk itu Presiden minta agar seluruh anggota membuka seluas-luasnya peluang kerjasama perdagangan antar anggota dan perkuat kerjasama yang telah ada.

Dalam KTT ini, Presiden SBY juga menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan D-8 kepada Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi. Hadir mendampingi Presiden SBY dalam Pertemuan D-8 ini antara lain, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menteri Perdagangan Mari E.Pangestu, Menteri LH Rachmat Witoelar, Seskab Sudi Silalahi, Kepala BKPM M.Lutfi, Ketua Umum KADIN MS Hidayat, serta dua Jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi A.Mallarangeng. (har/win)