Berita Utama

Tarian `Haroan Balon` Diundang ke Istana

Kesenian tradisional yang memukau disajikan pada pembukaan  Pesta Danau Toba  2008, di   Kabupaten Simalungun, Sumut, Jumat  (18/7) malam. (foto: haryanto/presidensby.info)
Kesenian tradisional yang memukau disajikan pada pembukaan Pesta Danau Toba 2008, di Kabupaten Simalungun, Sumut, Jumat (18/7) malam. (foto: haryanto/presidensby.info)
Parapat: Hujan deras sejak sore hingga malam terus mengguyur Simalungun. Tapi masyarakat tak surut untuk berbondong bondong menghadiri acara Puncak Pesta Danau Toba, Jumat (18/7) malam, di Panggung Terbuka Parapat, Simalungun, Sumatera Utara. yang dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Para pengisi acara kesenian dan hiburan pun tampil penuh semangat, tak peduli hujan membasahi lapangan tempat acara berlangsung. Melihat semangat mereka, Presiden SBY memberikan apresiasi, terutama kepada 70 penari kolosal Haroan Balon yang menari di tengah rintik hujan dan genangan air.

"Ini contoh kuat karakter masyarakat Batak. Untuk itu saya mengundang tarian Haroan Balon untuk berpentas di Istana Negara, Jakarta," ujar Presiden yang disambut tepuk tangan meriah masyarakat. Bukan hanya tarian itu, lanjut Presiden SBY, suatu saat bisa menyusul tarian lain yang berasal dari Danau Toba ini.

Selain itu, Presiden berharap agar benar-benar meletakkan seni budaya dalam kehidupan kita di negeri ini. "Kebudayaan itu memancarkan keindahaan, kebudayaan membawa kemajuan, seni itu membuat tenteram dan banyak yang menikmatinya," kata Presiden SBY. "Kehidupan kita di negeri ini yang hanya serba politik, hanya serba dagang, kita padukan dengan keindahan kebudayaan, maka akan lebih harmonis. Lebih lengkap dan seimbang kehidupan di negeri ini," Presiden menambahkan. (win)