Berita Utama

Pengurus Baru HIPMI Laporkan Hasil Munas

Presiden SBY menerima hasil laporan dari Ketua Umum DPP HIPMI Erwin Aksa, di Istana Negara, Selasa (22/7) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menerima hasil laporan dari Ketua Umum DPP HIPMI Erwin Aksa, di Istana Negara, Selasa (22/7) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Selasa (22/7) sore bersilaturahmi dnegan pengurus pusat dan pengurus daerah HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) di Kantor Presiden. Dalam silaturahmi tersebut Ketua Umum HIPMI yang baru, Erwin Aksa, memperkenalkan pengurus HIPMI periode 2008-2011, serta melaporkan hasil Musyawarah Nasional ke-13 HIPMI yang berlangsung di Nusa Dua, Bali.

”Munas ke-13 HIPMI yang berlangsung tanggal 19 hingga 20 Juli 2008 mengambil tema Kebangkitan Pengusaha Muda Menuju Indonesia Yang Sejahtera, Tangguh dan Berdaya Saing, diikuti lebih kurang 800 peserta dari 33 BPD seluruh Indonesia serta unsur peninjau dan senior-senior HIPMI. Munas membahas dan menghasilkan beberapa program organisasi periode tiga tahun kedepan, antara lain program umum HIPMI 2008-2011 yang mencakup berbagai cakupan dengan melihat kondisi perekonomian nasional yang belum stabil,” kata Erwin Aksa.

Erwin menjelaskan bahwa HIPMI adalah organisasi kewirausahaan kaum muda yang memperjuangkan pemuda untuk sedini mungkin ikut berperan aktif membangun bangsanya yang dilandasi semangat HIPMI selaku pengusaha pejuang dan pejuang pengusaha. ”HIPMI didirikan tanggal 10 Juni 1972. Pengurus yang lama kini telah menjadi pengusaha-pengusaha sukses, bahkan sukses pula meniti karir di dunia politik, antara lain Abdul Latif, Siswono Yudohusodo, Ponco Sutowo, Aburizal Bakrie dan Fahmi Idris. HIPMI sekarang ini memiliki kepengurusan di 33 BPD dan 280 BPC dengan jumlah anggota lebih kurang seratus ribu orang,” Erwin menerangkan.

Presiden SBY mengucapkan selamat kepada Ketua Umum HIPMI dan para pengurus yang telah terpilih untuk mengemban amanah dan tugas yang tidak ringan ini. ”Semoga saudara dan jajaran pengurus dalam mengemban tugas berhasil mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan,” kata SBY. Presiden juga mengucapkan terimakasih kepada pengurus HIPMI periode yang lalu atas pengabdiannya dalam memajukan organisasi tersebut.

”Kalau dulu barangkali memerlukan waktu 25 sampai 30 tahun sejak didirikannya HIPMI pada tahun 1972 agar pengurusnya menjadi politisi tingkat nasional, menjadi menteri dan lain-lain, saya ingin sekarang lebih cepat lagi. Tidak perlu menunggu 25, 30, atau 35 tahun. Lebih cepat, lebih baik. Siapkan diri saudara sebaik-baiknya. Jangan mengambil jalan pintas, tetapi dengan persiapan yang baik, tahan banting, mengatasi masalah-masalah, tidak cengeng, mandiri, dan ulet, Insya Allah akan menjadi tokoh-tokoh yang berhasil di dalam dan luar negeri,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Menko Perekonomian Sri Mulyani, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Perindustrian Fami Idris, dan Ketua BKPM M. Lutfi. (osa)