Berita Utama

Pembukaan Rakernas MA

Pembaharuan Sektor Hukum Harus Terus Dilakukan

Presiden SBY dan Ketua MA Bagir Manan pada pembukaan Rakernas MA 2008, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (4/8) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ketua MA Bagir Manan pada pembukaan Rakernas MA 2008, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (4/8) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (4/8) pagi, membuka Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Mahkamah Agung tahun 2008, di Convention Center Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Presiden berharap, Rakernas yang mengambil tema ”Modernisasi Pengadilan Indonesia” tersebut dapat meningkatkan kinerja jajaran MA dalam rangka meningkatkan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Presiden mendukung penuh upaya MA untuk memodernisasi pengadian di Indonesia. ”Pengadilan yang modern, yang maju, tentu memiliki kualitas yang tinggi, efektif dan efisien di dalam menjalankan misinya dan memberikan pelayanan terbaik dalam proses pengadilan itu. Oleh karena itu, saya berharap dan memberikan dukungan untuk suksesnya modernisasi peradilan di Indonesia ini,” kata SBY dalam sambutannya.

Menurut SBY, reformasi, penataan, serta modernisasi peradilan dan pembaharuan sektor hukum di Indonesia harus terus dilakukan karena merupakan amanah dari Undang Undang Dasar 1945 pasal 1 ayat 3, yang menegaskan Indonesia adalah negara hukum. "Marilah kita jadikan pedoman dan rujukan yang utama dalam membangun dan menegakkan hukum di negeri kita,” jelas SBY. Dengan amanah tersebut, lanjut SBY, negara berkewajiban untuk menegakkan hukum dan keadilan dalam cakupan dan arti yang luas.

Selain itu, berdasarkan amanah konstitusi, pembaharuan sektor hukum harus terus dilakukan karena masyarakat menginginkan kepastian hukum, proses peradilan yang tidak rumit, kecepatan penanganan perkara, biaya yang murah serta keputusan yang adil sesuai dengan cara pandang masyarakat dan sesuai dengan norma-norma hukum universal. ”Mereka berharap proses penegakan hukum bisa dijalankan secara transparan dan akuntabel,” SBY menam bahkan. Oleh karena itu, agar sistem dan lembaga peradilan lebih baik kinerjanya, Presiden SBY berharap, seluruh penegak hukum memiliki integritas tinggi serta memiliki kapasitas.

Usai memberikan sambutan, Presiden SBY didampingi Ketua MA Baghir Manan, meresmikan pembukaan Rakernas MA dengan mengucapkan "basmallah" dan memukul gong. Tampak hadir dalam Pembukaan Rakernas MA, antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Jaksa Agung Hendarman Supanji. (mit)