Berita Utama

"Jawab Pertanyaan Pansus Sebaik-baiknya"

Presiden SBY didampingi Wapres JK, hari Kamis (28/8) pagi memimpin sidang paripurna Kabinet Indonesia Bersatu, di Kantor Kepresidenan. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY didampingi Wapres JK, hari Kamis (28/8) pagi memimpin sidang paripurna Kabinet Indonesia Bersatu, di Kantor Kepresidenan. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden minta seluruh jajaran pemerintah agar dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPR-RI sebaik-baiknya. Permintaan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Sidang Paripurna Kabinet Indonesia Bersatu, di Kantor Presiden, hari Kamis (28/8) siang. Sidang paripurna juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla dan seluruh menteri.

Menurut SBY, informasi yang diberikan kepada Pansus tidak perlu ditutup-tutupi karena pemerintah selalu melakukan pengambilan keputusan dan kebijakan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan pertimbangan yang rasional. "Semua jelas, dan tidak perlu ada yang ditutup-tutupi." SBY menginginkan, apa yang digunakan oleh Pansus, bukan hanya untuk urusan negara dan pemerintah semata, tetapi rakyat perlu juga untuk mengetahui, tambahnya.

Selain membahas mengenai hak angket, pada siang paripurna yang dipimpin SBY juga membahas mengenai penyuksesan rekonstruksi Aceh pasca tsunami, serta penyuksesan percepatan pembangunan di Papua, Papua Barat dan Sulawesi Tengah. Juga dibahas tentang kebijakan kerja sama ekonomi dengan Timur Tengah. "Supaya kita punya Middle East Policy yang jelas," ujar Presiden. Masih berkaitan dengan hal itu, dibahas juga rencana World Islamic Economic Forum yang akan diselenggarakan di Indonesia awal tahun 2009. (mit)