Berita Utama

Presiden di Madiun:

"Jangan Naikkan Tarif KA Ekonomi"

Madiun: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar tarif angkutan kereta api kelas ekonomi tidak dinaikkan menjelang Idul Fitri 1429 H. Permintaan Presiden tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Meneg BUMN Sofyan Djalil, dan Dirut PT Industri Kereta Api (INKA) Roos Diatmoko pada kunjungan ke PT INKA, di Madiun, Rabu (10/9) pagi.

Menurut SBY, dengan tidak menaikkan tarif kereta api kelas ekonomi, maka hal itu dapat menolong masyarakat yang kurang mampu. "Saya datang hari ini ke PT INKA untuk memastikan bahwa angkutan Lebaran tahun ini bisa dilakukan dengan pelayanan terbaik dalam jumlah yang cukup," ujar Presiden dalam pengarahannya saat melakukan peninjauan ke PT INKA di Madiun.

Dalam kunjungannya ini, Presiden SBY menggarisbawahi pentingnya menyukseskan perkembangan sektor perkeretaapian di Indonesia. Menurutnya, kereta api harus baik, nyaman, aman dan harganya semakin ke depan semakin terjangkau, sesuai dengan kelasnya.

Presiden SBY dalam kunjungan kerjanya didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono serta putra bungsunya, Edi Baskoro. Menteri-menteri yang menyertai, antara lain, Menko Polhukkam Widodo AS, Plt Menko Perekonomian/Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Menhub Jusman Syafii Djamal, dan Meneg BUMN Sofyan Djalil. (mit)