Berita Utama
Rabu, 1 Oktober 2008, 22:18:14 WIB
Masyarakat Minta Open House Diperpanjang, dan Dikabulkan
Presiden SBY mencium anak dari seorang ibu penyandang tuna netra, pada acara open house untuk masyarakat umum Rabu (1/10) sore, di Istana Negara. (foto: anung/presidensby.info)
Mendengar masih banyak masyarakat yang mengantri, Presiden SBY akhirnya menemui mereka di depan Istana Negara untuk menyampaikan bahwa silaturrahmi dapat dilanjutkan Kamis (2/10) pagi, di kediaman SBY di Puri Indah Cikeas, Bogor. "Baiklah, silahkan silaturrahmi dapat dilanjutkan esok pagi di Cikeas. "Siapa yang asalnya dari luar Jakarta?" Tanya SBY. "Saya..." jawab mereka serempak. "Baiklah, kalau begitu silaturrahmi dapat dilanjutkan esok pagi, di Cikeas," kata SBY lagi.
Tapi semua menginginkan hari ini juga, waktunya diperpanjang. Beberapa dari mereka mengutarakan isi hatinya kepada Presiden. "Silaturrahminya sekarang saja Pak!" Teriak salah seorang. "Setuju...Setuju..." lanjut mereka serempak. SBY kelihatan bingung. Tapi akhirnya SBY mengabulkan permintaan masyarakat. "Baiklah, kita lanjutkan sekarang, tapi syaratnya kita sholat Maghrib dulu." Setuju, jawab mereka bersorak gembira. "Baiklah, nanti kita mulai pukul setengah delapan. Tidak, kita mulai pukul tujuh," lanjut SBY sambil melihat jarum jam tangannya.
Para tamu yang hadir pun kemudian dipersilahkan untuk menunaikan shalat Maghrib di kompleks Sekretariat Negara. Silaturrahmi yang menurut jadwal selesai pada pukul 18.00, dilanjutkan oleh SBY, Ibu Ani, Lettu Agus Harimurti dan Edhie Baskoro, hingga tamu terakhir, pukul 20.15 WIB. Berati, silaturhami yang dilakukan SBY sekeluarga berlangsung sejak pagi, sejak usai menjalankan shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal. Masih sesuai agenda, Kamis (2/10) pagi, masyarakat dapat melanjutkan silaturrahmi dengan SBY sekeluarga di di Puri Cikeas Indah, Bogor. (mit)



