Berita Utama
Senin, 13 Oktober 2008, 15:29:28 WIB
Silaturahmi dengan Keluarga Besar TNI
"Kesejahteraan TNI Jangan Hanya Dilihat Dari Segi Material"
Presiden SBY didampingi Ibu Negara mencicipi makanan pada acara silaturahmi dengan Keluarga Besar TNI, Senin (13/10) siang, di Markas Batalyon Kesehatan Divisi 2 Kostrad Malang, Jatim. (foto: abror/presidensby.info)
Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Senin (13/10) siang, saat bersilaturahmi dengan para Kepala Staf TNI Darat, Laut dan Udara, Pangkotama, Prajurit TNI, PNS Lingkungan TNI dan Purnawirawan TNI, di Markas Batalyon Kesehatan Divisi 2 Kostrad, Karang Ploso, Malang, Jawa Timur, Senin (13/10) siang.
"Dalam arti yang luas, secara nasional saya mengatakan negara juga memikirkan kedua hal itu, sebatas kemampuan yang dimiliki oleh negara. Ketika ekonomi kita pulih kembali, ketika penerimaan negara makin besar dan kita bisa meningkatkan gaji dan kesejahteraan, maka itu berlaku bagi semua, baik yang aktif maupun purnawirawan sesuai dengan ketentuan undang-undang dan peraturan yang berlaku," ujar Presiden SBY.
"Oleh karena itu, kami senantiasa menyesuaikan sesuai kemampuan sebagai wujud penghormatan dan agar prajurit memiliki kemampuan menutupi kebutuhannya sehari-hari, apakah berupa tunjangan, dana kehormatan, dana pensiun. Dan ini bukan hanya berlaku bagi TNI, tapi bagi semua, bagi PNS, bagi abdi negara yang lain. Karena negara harus adil, pemerintah harus adil, termasuk mereka yang tidak punya gaji sebagai abdi negara yang tidak punya pensiun. Tetapi ketika negara makin baik ekonominya, menjadi kewajiban untuk membantu meningkatkan kesejahteraannya," kata Presiden.
Menurut Presiden SBY, kesejahteraan jangan hanya dilihat dari segi material. Memberikan penghormatan terhadap sesepuh, memelihara komunikasi, memberikan informasi, menolong apabila ada yang perlu ditolong, silaturahmi antara pimpinan dan prajurit, sesepuh, itu juga bentuk kesejahteraan. "Mari kita rajut kebersamaan kita dalam arti positif, agar kita lebih bersama -sama mengarungi kehidupan yang penuh tantangan dengan baik," jelas Presiden SBY. (win)



