Berita Utama

Pertemuan Bilateral dengan Kamboja

Presiden SBY dan PM Kamboja Hun Sen sesaat sebelum pertemuan bilateral di Hotel Grand Hyatt Beijing, Kamis (23/10) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dan PM Kamboja Hun Sen sesaat sebelum pertemuan bilateral di Hotel Grand Hyatt Beijing, Kamis (23/10) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Beijing: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, di Hotel Grand Hyatt Beijing, China, Kamis (23/10) malam. Pertemuan bilateral ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan Presiden SBY sejak pagi hingga malam, nonstop, di sela-sela KTT ke-7 ASEM.

Menurut Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal, agenda pertemuan Presiden SBY dan PM Kamboja ini ada dua. Pertama, kedua pemimpin sepakat untuk terus meningkatkan hubungan bilateral, terutama di bidang ekonomi. Ada beberapa pegusaha Indonesia ingin berkiprah di Kamboja.

Kedua, Presiden SBY memberikan dukungan moral kepada usaha damai antara Kamboja dan Thailand. Sebagaimana diketahui, konflik antara Kamboja dan Thailand di perbatasan menjadi concern Indonesia, saya kira juga bagi negara-negara ASEAN lainnya. Presiden SBY sendiri telah menelepon PM Hunsen dan PM Thailand untuk mengimbau agar jangan sampai konflik menjadi buruk, dan meminta kedua belah pihak menahan diri.” kata Dino, usai mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral dengan Kamboja.

“Hari ini, hal tersebut ditekankan lagi oleh Presiden SBY agar kedua pihak mencari solusi damai melalui perundingan dan diaolog. Dijelaskan oleh PM Hun Sen, situasi saat ini telah terkendali, besok PM Hun Sen akan bertemu dengan PM Thailand Somchai Wongsawat,” Dino menambahkan.

Usai bertemu dengan PM Hun Sen, Presiden SBY dan pemimpin ASEAN mengadakan makan malam bersama, di Hotel Grand Hyatt. Hadir mendampingi Presiden SBY, antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Seskab Sudi Silalahi, Menlu Hassan Wirajuda, Dubes RI untuk Beijing Sudrajat. (win/osa)