Berita Utama

SBY Buka Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional X

Alhamdulillah, Tahun Ini Kita Kembali Swasembada Beras

Presiden SBY didampingi Menristek Kusmayanto Kadiman menyaksikan salah satu teknologi tepat guna, usai membuka Gelar Teknologi Tepat Guna  Nasional X  di Semarang, Kamis (30/19) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY didampingi Menristek Kusmayanto Kadiman menyaksikan salah satu teknologi tepat guna, usai membuka Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional X di Semarang, Kamis (30/19) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Semarang: Usai menyampaikan orasi budaya di Universitas Diponegoro, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (30/10) siang, membuka Pameran Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional X Tahun 2008 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan Tawangsari, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini, Presiden SBY menyerukan kepada seluruh anak bangsa untuk terus meningkatkan kreativitas dan daya inovasi.Hanya dengan cara itulah kita bisa mengatasi dampak krisis yang sedang melanda dunia saat ini. Bukan hanya krisis keuangan, tapi dunia juga dihadapkan pada krisis energi, pangan, dan lingkungan. "Semua itu menggugah pikiran dan kesadaran kita, kalau ini tidak kita atasi, tidak kita carikan solusinya, bumi ini ternyata tidak aman. Masa depan kita, masa depan generasi muda kita, tidak selamat," kata Presiden.

Bagi kita tidak ada kamus, Indonesia kekurangan pangan. "Kita harus melakukan langkah mengembangkan pertanian kita, termasuk menggunakan teknologi tepat guna, agar pangan kita bukan hanya cukup tapi suatu saat memiliki ketahanan dan surplus. Dan, allhamdulillah, kalau tidak aral melintang, tahun ini kita kembali berswasembada beras," Presiden menjelaskan.

Dalam laporannya, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan, sejak Gelar TTG pertama hingga ke X ini temuan TTG terus bermunculan dari setiap provinsi." Dalam Gelar Tahun 2008 ini, Jateng mengikut sertakan 35 Kabupaten dan kota serta satuan kerja. Ada 99 teknologi tepat guna dipamerkan serta 36 teknologi baru hasil karya inovasi anak bangsa," ujar Bibit Waluyo.

Sementara itu, Mendagri Mardiyanto menyampaikan maksud digelarnya TTG Nasional X adalah sebagai langkah strategis dalam penyebaranluasan informasi berbagai teknologi yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat. "Gelar TTG juga forum menggali gagasan dan pemikiran baru," katanya.

Pameran ini diikuti seluruh provinsi dan akan berlangsung pada 31 Oktober hingga 4 November 2008. Tema yang diangkat adalah `Dengan Gelar TTG, Kita Wujudkan Indonesia Bisa untuk Memajukan Masyarakat Dalam Mendayagunakan TTG Menuju Ketahanan Pangan dan Energi`. Kegiatan pokok dalam Gelar TTG ini yakni pameran, lokakarya, rapat konsultasi teknis pemberdayaan masyarakat dan desa, widyawisata teknologi dan temu bisnis.

Pada kesempatan itu, Mendagri Mardiyanto menyerahkan secara simbolis alat TTG berupa Kompor Biomas sebanyak 103 unit untuk 35 kabupaten dan kota. Selain itu, diserahkan pula kompor LPG 3 kg dan peralatannya untuk rumah tangga 1. 157.234 unit dan UKM sebanyak 59.248 unit. Diberikan pula piagam penghargaan juara Lomba Inovasi TTG Nasional Tingkat Remaja oleh Menristek.

Usai membuka Gelar TTG Nasional X ini, Presiden SBY dan rombongan langsung menuju bandara internasional Ahmad Yani, untuk selanjutnya kembali ke Jakarta. (win)