Berita Utama

Presiden:

Birokrasi Adalah Abdi Rakyat. Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Rakyat

Presiden SBY menyerahkan Piala Citra Pelayanan Prima 2008 kepada Kasi SIM  Polda Metro Jaya, mewakili 80 penerima lainnya, di Istana Negara, Jumat (31/10) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menyerahkan Piala Citra Pelayanan Prima 2008 kepada Kasi SIM Polda Metro Jaya, mewakili 80 penerima lainnya, di Istana Negara, Jumat (31/10) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Birokrasi adalah abdi rakyat yang harus memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan hal itu dalam sambutannya saat menyerahkan Piala Citra Pelayanan Prima (CPP) 2008 kepada 80 unit pelayanan publik terbaik di Istana Negara, Jumat (31/10) sore.

Menurut Presiden, birokrasi dan jajaran pemerintahan pada hakikatnya memiliki dua peran. Pertama, berperan sebagai abdi negara dan abdi untuk menjalankan kehidupan bernegara ini sesuai dengan tatanan yang berlaku serta Undang Undang Dasar. "Yang kedua, sebagai abdi rakyat memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat," kata Presiden SBY.

Dengan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan rakyat bisa ditingkatkan secara bertahap. Kualitas pelayanan juga harus meningkat. ”Perlu diingat bahwa pelayanan publik yang baik juga membantu rakyat kita, terutama golongan ekonomi lemah dan komunitas rakyat kita yang belum sejahtera,” ujar SBY. ”Katakanlah pendapatan mereka belum terlalu besar, pendapatannya pas-pasan. Dengan program bantuan langsung kepada masyarakat di bidang kesehatan, pertanian, dan sebagainya hal itu bisa mengurangi pengeluarannya karena sebagian diambilalih pemerintah melalui kebijakan fiskal APBN sehingga hidupnya relatif layak,” Presiden menjelaskan.

”Kalau disumbang lagi oleh kita melalui pelayanan yang lebih baik, sehingga mengurus KTP tidak berhari-hari, tidak mondar-mandir, keluar uang untuk naik oplet atau untuk yang lain, maka pengeluaran itu makin sedikit lagi. Sehingga kita bisa mengurangi beban hidupnya. Ini adalah keadilan,” SBY menegaskan.

Memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyat bisa menjadi sarana untuk mengukur dedikasi dalam tugas. ”Saya sering mengatakan bahwa di negeri ini kita pelit mengucapkan terimakasih, pelit untuk memberikan apresiasi, pelit untuk memberikan penghargaan bagi mereka yang sudah berjuang keras berusaha sekuat tenaga. Mari kita bangun etika dan etiket yang baik, memberikan penghargaan dan ucapan terimakasih bagi yang patut menerimanya,” ujar SBY.

Sejak tahun 2004 akhir Presiden SBY telah menyampaikan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota bahwa dari sekian banyak tugas pimpinan, baik pusat maupun daerah, ada tujuh hal yang harus digarisbawahi. Pertama, setiap pemimpin harus mengurangi angka kemiskinan. Kedua, mengurangi pengangguran. Ketiga, meningkatkan kualitas pendidikan. Keempat, meningkatkan pelayanan kesehatan. Kelima, terus berikhtiar dengan kemampuan yang ada membangun dan merawat infrastruktur. Keenam, membangun tata pemerintahan yang baik, birokrasi yang baik, mencegah dan memberantas korupsi. Ketujuh, meningkatkan kualitas pelayanan publik.

”Setiap kunjungan saya ke daerah, yang pertama kali saya tanyakan adalah bagaimana perkembangan ketujuh hal yang telah saya garisbawahi itu kepada setiap pemimpin daerah untuk kepentingan rakyat,” kata SBY. (osa)