Berita Utama
Senin, 17 November 2008, 22:46:07 WIB
Hari Kedua di Meksiko
Kunjungan Kenegaraan di Palacio Nacional
Presiden SBY dan Presiden Meksiko Felipe Calderon memeriksa barisan kehormatan di Palacio Nacional, Senin (17/11) waktu setempat. (foto: muchlis/presidensby.info)
Usai upacara penyambutan, kedua pemimpin melakukan pertemuan bilateral. Setelah itu menyaksikan penandatanganan empat nota kesepahaman atau memorandum of understanding (Mou). Keempatnya adalah MoU kerjasama pendidikan dan pelatihan bidang diplomatik yang ditandatangani Menlu masing-masing negara, MoU pembentukan komisi konsultatif bidang pertanian yang ditandatangani Menteri Pertanian kedua negara. Kemudian MoU antara Promex dengan Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) dan MoU antara Pertamina dengan Pemex.
Presiden Calderon dalam sambutannya mengatakan bahagia atas kunjungan Presiden SBY. "Ini menunjukkan langkah baru dalam persahabatan kedua negara. Sangat berharga jika dalam kesempatan ini kita mencari area-area baru untuk meningkatkan kerjasama dan persahabatan kita," kata Calderon, sambil menambahkan bahwa Meksiko adalah juga rumah orang Indonesia.
Presiden SBY mengatakan sudah sering bertemu Presiden Calderon di berbagai kesempatan. Indoinesia dan Meksiko sama-sama anggota APEC, G-20, dan terlibat dalam G-8 plus. Kedua negara sepakat meningkatkan kerjasama, baik di tingkat regional, global, maupun bilateral.
Kedua pemimpin sepakat meningkatkan kerjasama ekonomi, perdagangan, energi, dan investasi. "Untuk itu perlu dicari suatu bentuk kerjasama yang lebih baik dan memiliki peluang yang lebih," kata SBY.
Usai kunjungan kenegaraan di Palacio Nacional ini, Presiden SBY dan rombongan langsung menuju bandara internasional Benito Juarez untuk meneruskan kunjungan kerja di Brasil. Mendampingi Presiden SBY dalam acara ini, antara lain, Menlu Hassan Wirajuda, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendag Mari E.Pangestu, Mentan Anton Apriantono, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Hadir pula Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, anggota DPR Theo L.Sambuaga dan Didik J.Rachbini, Kepala BKPM M.Luthfi, dan Ketua Umum Kadin MS Hidayat.
Tahun ini adalah genap 55 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Meksiko. Kedua negara memulai hubungan pada 6 April 1953. Peringatan ulang tahun ditandai dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan KBRI di Mexico City, seperti business meeting, pagelaran kesenian Indonesia, dan pameran foto tentang Indonesia. Kunjungan Presiden SBY merupakan puncak dari rangkaian peringatan 55 tahun hubungan Indonesia-Meksiko. (har)



