Berita Utama

Kasus Rekaman Kriminalisasi KPK

Tidak Benar, Pencatutan Nama Presiden

Jubir Presiden, Dino Patti Djalal, saat menyampaikan keterangan pers tentang berbagai isu terkini, di Kantor Presiden, Selasa (27/10) siang. (foto: rusman/presidensby.info)
Jubir Presiden, Dino Patti Djalal, saat menyampaikan keterangan pers tentang berbagai isu terkini, di Kantor Presiden, Selasa (27/10) siang. (foto: rusman/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, tidak pernah ada pembicaraan dengan siapapun mengenai posisi Wakil Jaksa Agung, Abdul Hakim Ritonga. "Saya sudah berkonsultasi dengan Presiden tadi siang, dan dapat saya sampaikan bahwa pencatutan nama Presiden adalah tidak benar," ujar Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal, pada Selasa (27/10) siang di Kantor Presiden.

Sebelumnya, beberapa media memberitakan bahwa Anggodo, adik buronan KPK Anggoro Widjojo, mencatut nama Presiden SBY dalam rekaman tentang kriminalisasi KPK. Beberapa kali nama SBY disebut-sebut Anggodo. Bahkan dianggap seolah-olah memberikan dukungan kepada Wakil Jaksa Agung, Abdul Hakim Ritonga. Itu tidak benar, Dino menegaskan. (osa/mit)