Berita Utama
Senin, 18 Januari 2010, 16:49:06 WIB
Kepala Daerah di Seluruh Indonesia Agar Lebih Tanggap Terhadap Kenaikan Harga Komoditas
Presiden SBY bersama Ibu Negara meninjau pameran usai meresmikan beberapa proyek infrastruktur di Jawa Timur, di Terminal Tirtonegoro, Ngawi, Jatim, hari Senin (18/1) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Kepada seluruh gubernur di Indonesia dan seluruh jajaran pemerintah di Jawa Timur, Presiden SBY berpesan agar lebih tanggap dengan perkembangan jaman. "Contohnya, di dunia sekarang ini ada kenaikan harga beberapa komoditas, misalnya beras, minyak goreng dan juga gula. Mari kita lihat perkembangan harga di pasar. Kalau memang ada kenaikan yang tidak wajar, segera dilaksanakan operasi pasar. Pemerintah sediakan anggaran untuk tahun 2010 agar apabila terjadi kenaikan harga, kita lakukan stabilisasi harga sehingga bisa melindungi rakyat kita," kata SBY.
Kepada para pedagang besar, Presiden berpesan agar tidak terlalu cepat menaikkan harga. "Apalagi menaikkannya secara tidak wajar. Kalau bahan bakar naik, biasanya harga cepat naik, kalau turun, harga tidak turun. Tidak baik. Perhatikan rakyat kita, manakala ada fluktuasi harga, jangan harga melebihi kewajaran. Inilah yang saya butuhkan, komitmen kita semua untuk mengelola perekonmomian di negeri ini," jelasnya.
Menurut SBY, masih banyak yang harus dilakukan oleh pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia dalam mengatasi dan mengantisipasi krisis. "Krisis di tingkat dunia belum sepenuhnya selesai. Tahun ini lebih baik dari tahun kemarin. Tahun kemarin krisis global luar biasa. Mari kita pelihara perekonomian di negeri ini. Mari responsif terhadap keadaan. Jika ada apa-apa, kita bisa melindungi rakyat kita. Itu adalah tugas jajaran pemerintah dan semua komponen bangsa yang ada di negeri ini," kata SBY.
"saya minta kepada seluruh komponen bangsa, pemerintah pusat, daerah, semua bersatu padu mengatasi permasalahan untuk menyelamatkan perekonomian kita, untuk peningkatan kesejahteraan rakyat kita. Dan saya mengajak semua rakyat Indonesia mari kita jaga baik-baik negeri kita. Keamanannya, politiknya, penegakan hukumnya, situasi sosialnya, persatuan diantara kita. Kalau negeri kita baik, teduh, dan tidak ada masalah yang mengganggu pembangunan ekonomi, hampir pasti dapat kita laksanakan dengan baik dan kalau ekomominya maju, hampir pasti kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia dapat kita tingkatkan," kata Presiden.
Tampak hadir mendampingi Presiden SBY antara lain, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri PU Djoko Kirmanto, Mendagri Gamawan Fauzi, Menpora Andi Mallarangeng serta dua Juru Bicara Presiden, Julian A. Pasha dan Dino Patti Djalal. (mit)



