Berita Utama
Kamis, 28 Januari 2010, 14:03:57 WIB
SBY dan Ibu Ani Kunjungi SMP Negeri 2 Labuan
Presiden SBY bersama murid SMP Negeri 2 Labuan, usai peresmian PLTU Banten 2 di Labuan, Pandeglang, Banten, hari Kamis (28/1) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Saat mengajar bahasa Inggris untuk siswa kelas 3, Presiden SBY mengevaluasi soal-soal bahasa Inggris untuk uji coba ujian nasional. "Pak Nuh, coba ini dilihat, seperti soal bahasa Inggrisnya agak sedikit sulit untuk anak SMP. Saya mewakili murid-murid menyampaikan soal ini terlalu sulit. Kalau bisa Pak Nuh coba dianalisa lagi agar soal-soalnya tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mudah," kata SBY.
Dalam kunjungannya ke SMP Negeri 2 Labuan, Presiden SBY menyerahkan dana bantuan diantaranya adalah untuk realisasi dana alokasi khusus bidang pendidikan provinsi Banten sebesar Rp. 211 miliar diberikan kepada Gubernur Banten, bantuan ruang kelas, laboratorium, ruang komputer untuk kabupaten Pandeglang berjumlah Rp. 1,5 miliar dan bantuan pendidikan untuk provinsi Banten sejumlah Rp. 58 miliar.
Kepala Sekolah SMPN 2 Labuan Iip Saifudin mengatakan bahwa kunjungan Presiden SBY dan Ibu Negara ke sekolahnya merupakan suatu kebanggaan. "Ini adalah kenangan yang tidak terlupakan bagi kami seumur hidup. SMP Negeri 2 Labuan berdiri tahun 1981 dan sampai sekarang masih berdiri dengan jumlah guru 56 orang dan jumlah siswa 1981. Di SMP ini ada SMP terbuka bagi siswa siswi yang tidak bisa sekolah reguler karena letak geografis dan sosial ekonomi," kata Iip.
Iip juga mengucapkan terimakasih atas banyaknya bantuan yang diberikan kepada sekolah-sekolah di Labuan. "Para siswa siswi di sini sebanyak 40 persen adalah anak nelayan, 20 persen anak petani dan sisanya adalah anak buruh dan pegawai sehingga sangat membutuhkan bantuan tersebut," lanjut Iip.
Presiden SBY dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud kedatangannya ke SMP Negeri 2 Labuan ini adalah untuk melihat langsung keadaan dan kegiatan. "Saya sekaligus ingin mengetahui keadaan pendidikan di Pandeglang dan Banten, disamping melihat gedung, sarana belajar mengajar, perpustakaan dan mendengarkan langsung dari guru dan murid," jelas SBY. Mendampingi SBY adalah Mendiknas Muhammad Nuh dan Menag Suryadharma Ali. (osa)



