Berita Utama

SBY: "Kita Mesti Bersatu"

Presiden SBY menyampaikan sambutan pada acara Dzikir Bersama di lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (13/2) pagi. (foto: rusman/presidensby.info)
Presiden SBY menyampaikan sambutan pada acara Dzikir Bersama di lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (13/2) pagi. (foto: rusman/presidensby.info)
Jakarta: Apapun agama, suku, etnis, dan asal daerah kita, kita mesti bersatu sebagai bangsa dan hamba Tuhan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan hal ini dalam sambutan acara Dzikir Bersama di lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (13/2) pagi.

“Pada kesempatan pagi ini, dalam suasana yang khusyuk dan khidmat, kita bersatu dalam doa dan dzikir,” kata SBY.

Dzikir hari ini, lanjut SBY, untuk memohon agar Indonesia tetap bersatu, dan menuju masa depan yang lebih baik, “Masyarakat yang baik adalah masyarakat yang rukun bersatu,” SBY menambahkan. Acara ini diadakan oleh Majelis Taklim Nurul Mustofa, Majelis Dzikir SBY Nurussalam, dan Islamic Center Kwitang.

Presiden mengingatkan agar kita menjadi masyarakat yang baik, patuh pada hukum, memiliki etika, jauh dari fitnah, dan kekerasaan. “Manakala kita memiliki kebebasan, kebebasan itu kita gunakan dengan tata krama, etika, dan tanggung jawab,” SBY mengimbau.

"Kita adalah bangsa Indonesia. Apapun agamanya, apapun sukunya, apapun etnisnya, apapun asal daerahnya, dan perbedaan-perbedaan yang lain, kita adalah bersatu. Kita mesti bersatu, sebagai bangsa, sebagai hamba Tuhan," Presiden SBY menegaskan, yang disambut tepuk riuh jamaah. (arc)

 

Link Terkait: