Berita Utama

Presiden Kembali ke Jakarta

Presiden SBY dan Ibu Ani bersiap-siap kembali menuju Indonesia, Jumat (12/3). (foto: rusman/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani bersiap-siap kembali menuju Indonesia, Jumat (12/3). (foto: rusman/presidensby.info)
Port Moresby: Setelah melakukan kunjungan kerja selama lima hari di Australia dan Papua Nugini, Jumat (12/3) siang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Bambang Yudhoyono beserta rombongan kembali ke Tanah Air. Pesawat kepresidenan Airbus A330-300 meninggalkan bandara Internasional Jackson`s, Port Moresby, sekitar pukul 13.45 waktu setempat atau 10.45 WIB.

Selama lima hari, Presiden SBY melakukan sejumlah agenda di kedua negara tetangga ini. Di Canberra, Ibukota Australia, Presiden melakukan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jenderal Australia Quentin Bryce. SBY menerima medali kehormatan Honorary Companion of the Order of Australia. Presiden juga melakukan pertemuan bilateral dengan PM Kevin Rudd serta berpidato di hadapan Parlemen Australia. Pidato ini merupakan pidato bersejarah karena dalam sejarah parlemen Australia yang berumur 109 tahun, baru 5 kepala negara diundang untuk berpidato dalam joint session.

Dari Camberra, Presiden terbang ke Sydney untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha ternama Australia yang berinvestasi di Indonesia. Presiden mengundang mereka untuk melakukan investasi di kawasan timur Indonesia. Presiden berkunjung ke Papua Nugini. Ini merupakan kunjungan pertama Presiden Indonesia sejak 1979.

Mendampingi Presiden SBY dalam kunjungan kerja lima hari ini 13 menteri dan enam gubernur dari Indonesia timur. Mereka, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menlu Marty Natalegawa, Mendagri Gamawan Fauzi, Mendag Mari E. Pangestu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menhuk dan HAM Patrialis Akbar, Menegpora Andi Mallarangeng, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dan Kepala BKPM Gita Wirjawan. Lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur Papua Barnabas Suebu, Gubernur Papua Barat Bram Ataruri, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi. (har/dit)