Berita Utama
Kamis, 18 Maret 2010, 13:37:29 WIB
Penting, Pembentukan Karakter Berlandaskan Pancasila dan Integritas
Ketua Presidium ICMI Pusat Azyumardi Azra, didampingi pengurus lainnya, menyampaikan keterangan pers, usai diterima Presiden SBY, di Kantor Presiden, Kamis (18/3) siang. (foto: rusman/presidensby.info)
"Presiden SBY menekankan bahwa ada beberapa hal penting menyangkut itu, yakni Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika," kata Azyumardi Azra. "Hendaknya kita tidak pernah melakukan secara taken for the granted sebagai sesuatu yang sudah selesai.”
“Untuk itu perlu adanya upaya-upaya kembali, melakukan resolisiasi Pancasila," Azyumardi menambahkan. "Tentu saja dengan pendekatan-pendekatan baru, tidak dalam bentuk indoktrinasi seperti yang pernah terjadi di masa-masa lalu.”
Dalam pertemuan dengan Pengurus Pusat ICMI, Presiden SBY juga menenkankan pentingnya pengembangan usaha kecil dan mikro, termasuk ekonomi syariah. "Karena Presiden sendiri tidak terlalu percaya dengan trickle down effect dan juga kemitraan usaha besar-kecil. Yang paling penting adalah mengembangkan kemandiriran dan juga manajemen pada usaha kecil dan menengah,” mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah itu menjelaskan.
Presiden SBY juga mengimbau agar perusahaan nasional meningkatkan competitiveness untuk menghadapi era pasar bebas. Mereka diharapkan lebih kredibel, akuntabel, dan bisa menghasilkan produk-produk dan jasa yang lebih murah. "Sebab, kalau tidak, akan kalah dengan kekuatan-kekuatan asing,” ujar Azyumardi.
Presiden SBY dijadwalkan akan membuka Muktamar ICMI pada 2-5 Desember mendatang, sekaligus mempreringati ulang tahun ke-20 lembaga yang didirikan di Malang, Jawa Timur, tersebut. (dit)



